Trabzonspor Dihukum 6 Pertandingan Tanpa Penonton

SEPAKBOLA.id – Trabzonspor diperintahkan untuk memainkan enam pertandingan secara tertutup setelah kekerasan terjadi setelah kekalahan atas Fenerbahce di Super Lig Turki bulan lalu.

Prediksi Bola Terakurat

Para pendukung berlari ke lapangan dan menyerang para pemain Fenerbahce dan petugas keamanan di Papara Park, Trabzon.

Pemain Fenerbahce, Jayden Oosterwolde dan Irfan Can Egribayat, dijatuhi hukuman larangan bermain satu pertandingan karena berkelahi dengan para pendukung lawan.

Trabzonspor juga didenda sebesar 3 juta lira Turki (Rp1,49 milyar).

Egemen Korkmaz, pelatih Trabzonspor, telah dilarang masuk ke ruang ganti dan bangku cadangan untuk satu pertandingan karena berkelahi dengan pemain lawan.

Pemain sayap Fenerbahce asal Nigeria, Bright Osayi-Samuel, yang terlihat menjatuhkan seorang penyerang lawan ke tanah, tidak dijatuhi sanksi.

Hukuman tersebut diputuskan setelah pertemuan dewan disiplin Federasi Sepak Bola Turki.

Pada hari Selasa, para anggota Fenerbahce memberikan suara menentang proposal untuk mundur dari Liga Super Turki sebagai tanggapan atas kekerasan tersebut.

Dalam pertandingan di Trabzonspor, ketegangan mulai meningkat pada menit ke-87 ketika benda-benda dilemparkan ke lapangan setelah Michy Batshuayi mencetak gol yang menjadi penentu kemenangan tim tamu.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan bahwa insiden tersebut “sama sekali tidak dapat diterima”.

Federasi Sepak Bola Turki menyebut kejadian tersebut “tidak dapat diterima” dan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “sanksi pidana yang diperlukan akan dijatuhkan kepada mereka yang bertanggung jawab atas insiden ini”.

Fenerbahce berada di urutan kedua di Super Lig setelah 30 pertandingan – dua poin di belakang pemimpin klasemen Galatasaray – dan dijadwalkan menjamu Adana Demirspor pada hari Rabu.

Pada tahun 2014, para pendukung tuan rumah melemparkan benda-benda ke permukaan lapangan, mengenai para pemain klub Istanbul, menyebabkan pertandingan antara Trabzonspor dan Fenerbahce dibatalkan saat turun minum.

Nonton Siaran Langsung Liga Inggris

Juara Turki, Trabzonspor, yang juga telah memenangkan gelar juara dua tahun sebelumnya, menjadi berita utama pada tahun 2015 ketika presidennya mengurung wasit dan para asistennya di dalam stadion pada malam hari sebagai bentuk kemarahan karena pilihannya untuk tidak memberikan penalti kepada timnya, dan pada dini hari keesokan harinya, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menelepon dan akhirnya memerintahkan untuk membebaskan mereka.

 

Baca Juga

Luis Rubiales Mantan Kepala Federasi Sepakbola Spanyol Ditangkap Atas Tuduhan Korupsi

Vincent Kompany Didakwa Karena Kartu Merah Saat Laga Chelsea

Gol Tunggal Mbappe Bawa PSG Menuju Final Coupe de France

slot online

isb388