MotoGP

Cidera Marc Marquez Bikin Rencana Repsol Honda Berantakan Musim Lalu

MotoGP | Sepakbola.id – Alberto Puig manajer dari tim Repsol Honda memberikan sedikit curahan hati tentang cidera yang tengah dialami Marc Marquez pada MotoGP musim 2020 lalu. Puig mengatkaan bahwa hal tersebut membuat semua rencana Repsol Honda berantakan. Sebagaimana diketahui, kiprah Tim Honda di MotoGP 2020 memang jauh dari kata memuaskan. Bagaimana tidak dari 14 balapan yang dilalui di MotoGP musim ini, Tim Honda hanya mampu mengoleksi dua podium.

Adalah Alex Marquez yang berhasil mempersembahkan dua podium tersebut kepada Tim Honda ketika menjalani balapan di MotoGP Prancis serta Aragon 2020. Kondisi itu berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di kejuaraan dunia tahun lalu.

Ya, pada MotoGP 2019, Tim Honda bersama Marquez benar-benar tampil mendominasi dengan mampu mengoleksi 18 podium, yang 12 diantaranya adalah kemenangan. Hal tersebut pun membuat Tim Honda mampu menutup MotoGP 2019 dengan raihan triple crown.

Performa Tim Honda pada kejuaraan dunia MotoGP 2020 pun semakin menguatkan pandangan mengenai mereka mampu mendominasi hanya karena diperkuat oleh Marquez, bukan karena memiliki motor tercepat.

Baca juga : MotoGP 2021, Bakalan Banyak Terjadi Perang Saudara | Sepakbola.id

Bahkan di klasemen tim MotoGP 2020 saja, Tim Honda harus puas menempati posisi ke-9 dengan hanya mampu meraih 101 poin dari 14 balapan. Sementara di klasemen konstruktor MotoGP 2020, Tim Honda berada di urutan kelima atau hanya lebih dari Aprilia yang berstatus juru kunci.

Puig sendiri pun mengakui bahwa Tim Honda memang benar-benar kerepotan dengan cedera yang dialami oleh Marquez di MotoGP 2020. Puig menegaskan bahwa cedera yang dialami Marquez merusak semua rencana Tim Honda di MotoGP musim ini.

“Kami mengalami masalah dimulai dengan awal musim. Ada momen yang sebelumnya tidak pernah kami duga bakal kami hadapi, bahwa kami tidak punya kesempatan untuk tampil kompetitif di tahun ini,” jelas Puig, seperti disadur dari Marca, Senin (7/12/2020).

Dengan absennya Marquez hampir di seluruh balapan MotoGP 2020 membuat Tim Honda pun bak kehilangan amunisi untuk bisa kompetitif. Terlebih Puig sendiri tidak bisa menuntut lebih kepada Alex yang berstatus pendatang baru serta Stefan Bradl –test rider– di MotoGP 2020.

“Di sisi lain, kami punya rookie, yaitu Alex dan kami juga meminta pembalap tes (Bradl) untuk mengisi tempat Marc. Kami fokus pada hal itu meskipun hal itu bukanlah yang biasa kami lakukan,” imbuh pria asal Spanyol tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *