Berita MotoGP – Harve Poncharal Manajer dari tim Redbull KTM Tech3 mengomentari perkembangan dan masa depan rider mudanya Iker Lecuona di MotoGP 2020 ini. Penampilan Lecuona Sendiri memang belum maksimal, namun Poncharal bisa memaklumi hal tersebut.

Sebagaimana diketahui, Lecuona memang menjadi pembalap yang direkrut oleh Tim Red Bull KTM Tech3. Manajemen Tim Red Bull KTM Tech3 merekrut Lecuona guna menggantikan peran Hafizh Syahrin yang gagal total di MotoGP 2019.

Akan tetapi keputusan Tim Red Bull KTM Tech3 merekrut Lecuona sejatinya dinilai tidak berjalan sesuai rencana. Pasalnya, Lecuona benar-benar tampil kurang menjanjikan bersama Tim Red Bull KTM Tech3.

Ya, pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut masih tertahan di posisi ke-17 pada klasemen sementara MotoGP 2020 dengan perolehan 13 poin dari lima balapan yang sudah berlalu. Lecuona pun bahkan sempat melalui tiga balapan perdana di MotoGP 2020 tanpa bisa finis.

Performa buruk Lecuona tersebut pun membuat masa depannya bersama Tim Red Bull KTM Tech3 menjadi kencang dispekulasikan. Terlebih beberapa waktu lalu muncul kabar bahwa Lecuona bakal terdepak dari Tim Red Bull KTM Tech3, dan tempatnya bakal digantikan oleh Andrea Dovizioso.

Akan tetapi Poncharal membantah rumor tersebut. Bahkan, Poncharal sendiri menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu merasa kecewa dengan raihan yang didapatkan Lecuona di kejuaraan dunia tahun ini.

Pasalnya, Poncharal berserta Tim Red Bull KTM Tech3 memang tidak mematok target tinggi kepada Lecuona pada musim perdananya tampil di MotoGP. Poncharal berharap Lecuona bisa memetik banyak pembelajaran dari keikutsertaannya di MotoGP 2020.

“Sepanjang tahun, kami bilang pada Iker bahwa tugasnya tahun ini adalah belajar. KTM punya Brad (Binder), Pol (Espargaro), dan Miguel, dan tugas Iker bukan bersaing dengan mereka,” jelas Poncharal, seperti dikutip dari Motorsport Total, Minggu (6/9/2020).

“Ia bahkan masih berusia 19 tahun pada saat turun untuk menjalani uji coba bersama kami (Tim Red Bull KTM Tech3)! Saya bukannya marah, melainkan tidak senang,” sambung pria berkebangsaan Prancis tersebut.

“Akan tetapi Mike Leitner (Manajer Tim Red Bull KTM) mengatakan bahwa KTM bisa lihat betapa cepatnya Iker. Jadi, lebih mudah menenangkan pembalap yang cepat ketimbang membuat pembalap lamban jadi cepat,” tutupnya.

Tanpa Marc Marquez Semua Rider MotoGP Percaya Diri Bisa Jadi Juara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here