Berita Liga Italia – Cerita dibalik pemecatan Maurizio Sarri dari Juventus ternyata masih banyak dibicarakan di beberapa media Italia. Menurut kabar salah satu alasan para pemain tidak menyukai Sarri adalah hobinya yang seorang perokok.

Maurizio Sarri dipecat Juventus setelah gagal membawa Si Nyonya Tua melangkah lebih jauh di Liga Champions. Cristiano Ronaldo dkk takluk di tangan Lyon pada babak 16 besar Liga Champions.

Minggu (9/8/2020) kemarin, Juventus resmi memecat Maurizio Sarri. Padahal, kontraknya masih dua tahun lagi dan sudah membawa Juventus meraih Scudetto musim 2019/2020.

Dalam hitungan jam, pelatih baru telah ditunjuk untuk menggantikannya. Dia adalah Andrea Pirlo.

Dilansir dari The Sun, ada beberapa hal yang membuat Maurizio Sarri akhirnya dipecat. Salah satunya adalah para pemain Juventus yang tidak suka dengan kebiasaan Maurizio Sarri yaitu merokok!

Surat kabar Italia, Corriere pernah membahas dan melakukan ‘investigasi’ terkait hal tersebut. Tak ayal, Sarri sendiri sudah lama dikenal sebagai perokok sejak melatih Napoli dulu.

Douglas Costa, pemain sayap asal Brasil kabarnya pernah teriak di ruang ganti. Dia bilang, bahwa ada bau yang mengganggu. Apalagi kalau bukan bau rokok dari Sarri.

Selain itu, sang kapten, Giorgio Chiellini juga tak suka dengan bau rokok dari mulut Maurizio Sarri. Kabarnya, dia akan membilas diri sehabis mengobrol dengan Sarri.

Maurizio Sarri total memimpin Juventus sebanyak 51 pertandingan di seluruh kompetisi. Rinciannya 34 kali menang, delapan kali seri, dan sembilan kali kalah.

Juventus dibawanya mampu mencetak 100 gol dengan 55 kali kebobolan. Rata-rata di bawah tangan dinginnya, Juventus menceploskan dua gol per laga.

Kala Juventus memenangi titel Scudetto, Sarri juga terlihat membawa sebatang rokok ke ruang ganti pemain saat merayakan pesta kemenangan. Namun entah, apakah dia membakarnya di sana atau tidak.

Ramsey Siap – Siap Angkat Koper Dari Juventus, Pirlo Sudah Tak Butuh Tenaganya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here