Berita MotoGP – Graziano Rossi ayah dari Valentino Rossi mengakui bahwa anaknya Valentino Rossi ingin mengakhiri perannya di arena Balap MotoGP. Namun Hal tersebut ternyata dia urungkan setelah dia mampu mendapatkan podium di MotoGP Andalusia 2020.

Sebagaimana diketahui, Rossi memang berhasil menunjukkan performa luar biasa ketika mengaspal di MotoGP Andalusia 2020 pada akhir pekan kemarin. Dalam balapan yang digelar di Sirkuit Jerez tersebut, Rossi mampu meraih podium.

Ya, memulai balapan dari posisi keempat, Rossi langsung merangsek ke posisi tiga besar ketika race dimulai. Bahkan Rossi sempat berhasil menempati posisi kedua untuk beberapa lap dalam balapan di MotoGP Andalusia 2020.

Akan tetapi sayangnya, Rossi gagal mempertahankan posisinya tersebut usai mendapatkan tekanan luar biasa dari rekan setimnya di Monster Energy Yamaha, yakni Maverick Vinales. Rossi harus puas menyelesaikan balapan di posisi ketiga.

Meski begitu, catatan ini sudah cukup positif bagi seorang Rossi. Bahkan podium ini jadi yang pertama bagi The Doctor –julukan Rossi– sejak terakhir kali ia meraih podium pada saat menjalani balapan di MotoGP Amerika Serikat 2019.

Podium di MotoGP Andalusia 2020 pun juga disebut-sebut menjadi jawaban atas banyak keraguan yang menghampiri Rossi dalam beberapa tahun terakhir. Prestasi itu menunjukkan bahwa Rossi sejatinya belum habis.

Ya, Graziano selaku ayah Rossi sendiri mengakui bahwa sang anak sempat ingin menyerah terhadap perjalanan kariernya sebagai pembalap profesional. Namun podium di MotoGP Andalusia 2020 menurut Graziano telah mengembalikan rasa kepercayaan diri Rossi untuk terus melanjutkan karier di dunia balap.

“Usai balapan (di MotoGP Andalusia 2020), Vale benar-benar merasa sedih. Saya tidak pernah melihatnya seperti itu sebelumnya,” ucap Graziano, seperti dilaporkan oleh Tuttomotoriweb, Sabtu (1/8/2020).

“Ia tampak siap mengambil keputusan drastis soal masa depannya, yang tidak pernah saya duga. Ia bahkan bertanya-tanya apakah memang sepadan balapan dengan kondisi seperti itu?” sambung ayah dari pembalap berusia 41 tahun tersebut.

“Bagi orang seperti Vale, yang terbiasa bersaing di baris terdepan dan acap kali meraih kemenangan, menyelesaikan balapan di posisi ketujuh atau kedelapan sama sekali tak masuk akal. Maka dari itu podium ini, nampak akan mengembalikan kepercayaan dirinya untuk terus berkarier di sini,” tutupnya.

Dorna Putuskan Batalkan 3 Seri MotoGP, Dan Tambah 1 Seri Lagi Di Eropa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here