Berita MotOGP – Carlo Pernat pengamat MotoGP membicarakan soal peluang juara Andrea Dovizioso dipentar MotoGP musim 2020. Menurut dia Dovi sudah sangat sulit untuk menjadi juara musim ini. Sebab, balapan di MotoGP 2020 kini hanya tinggal menyisakan empat seri lagi. Sebagian besar sirkuit yang akan menjadi lokasi digelarnya balapan pun dinilai kurang cocok dengan gaya balapan pembalap asal Italia itu.

Seri terdekat sendiri akan digelar di Sirkuit Aragon, Spanyol, dengan tajuk MotoGP Teruel 2020. Balapan ini merupakan seri kedua yang digelar di Sirkuit Aragon. Pada seri pertama balapan di sirkuit tersebut, Dovizioso terbukti gagal menuai hasil manis.

Desmo Dovi -julukan Dovizioso- begitu kesulitan untuk bersaing memperebutkan hasil manis sehingga hanya finis di urutan ketujuh. Kondisi ini tentu saja menjadi modal buruk bagi Dovizioso untuk mentas di MotoGP Teruel 2020.

Selanjutnya, dua balapan akan digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol. Pernat pun menilai balapan di Sirkuit Ricardo Tormo juga tidak akan menguntungkan bagi Dovizioso sehingga ragu sang pembalap bisa mendulang banyak poin.

Balapan terakhir akan digelar di Sirkuit Portimao, Portugal. Di sana, Pernat tak bisa memprediksi hasil balapan karena merupakan seri baru pada musim ini.

Alih-alih melihat Dovizioso bersinar di empat balapan terakhir, Pernat justru menilai rider Suzuki yang punya kans besar untuk menuai hasil manis. Kondisi ini tentu saja tak baik untuk Dovizioso karena salah satu pembalap Suzuki, yakni Joan Mir, diketahui tengah bersaing memperebutkan gelar juara musim ini.

Jika berhasil menuai hasil manis di empat seri tersebut, Mir tentu saja semakin berpeluang menjadi juara. Saat ini, Mir sendiri tengah bertengger di puncak klasemen dengan koleksi poin 121 poin. Sementara Dovizioso, ia mengisi posisi keempat dengan koleksi poin 106 angka.

“Masalahnya adalah dua balapan di Valencia yang baginya (Dovizioso) dan Ducati akan menjadi ladang ranjau. Saya mendukung Dovizioso, tetapi untuknya saya meliihat sulit, bahkan terbilang tiak mungkin untuk memenangkan kejuaraan dunia,” ujar Pernat, sebagaimana dikutip dari GP One, Selasa (20/10/2020).

“Suzuki lebih diuntungkan di trek itu. Jika Rins tidak membuat terlalu banyak kesalahan, dia akan memimpin klasemen, di atas sana ada Mir,” tukasnya.

Nonton Adiknya Balapan, Marc Marquez Ngoceh Gak Karuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here