Berita MotoGP – Marc Marquez rider Repsol Honda harus mengubur impiannya musim ini mempertahankan gelar juara MotoGP, Meski kecewa dia berusaha mensyukuri segala capaiannya lalu mengenang satu gelar juara yang memberikan kesan mendalam baginya. Salah satu gelar juara yang memiliki kesan istimewa bagi Marquez didapat pada 2010. Kala itu, ia merebut gelar juara pertama kalinya di ajang balap grand prix.

Mentas di kelas 125 cc, Marquez bisa langsung tampil dengan apik di tahun ketiganya. Gelar juara pun disegel pembalap berjuluk The Baby Alien itu di Sirkuit Estoril dalam balapan bertajuk GP Portugal 2010.

Bagi Marquez, gelar juara itu menjadi salah satu yang tak bisa dilupakan. Sebab, untuk merebutnya, Marquez sendiri harus terlibat persaingan ketat dengan pembalap Derbi Aprilia, Nico Terol.

Marquez dipastikan menjadi kampiun usai merebut kemenangan di Sirkuit Estoril. Balapan sendiri tak berlangsung mudah. Ia harus menjalani balapan di bawah guyuran hujan.

Dovizioso Puji Bakat Joan Mir Yang Bersinar Musim Ini Di MotoGP 2020

Sirkuit yang basah dan licin sempat membuat Marquez terjatuh saat menjalani balapan. Alhasil, motornya rusak parah dan harus dibawa ke pit. Marquez kemudian harus memulai balapan kembali di urutan ke-16 setelah race sempat dihentikan akibat banyaknya pembalap yang jatuh.

Tetapi, Marquez berhasil bangkit dan mengakhiri balapan di posisi pertama.Itu menjadi kemenangan ke-10 Marquez di musim fantastisnya tersebut. Berkat kemenangan itu, Marquez pun langsung naik kelas ke Moto2 pada 2011.

“Sekarang, lebih dari sebelumnya, saya suka mengingat hal-hal indah. Tentu saja, balapan di Estoril pada 2010 adalah salah satunya,” ujar Marquez, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Selasa (17/11/2020).

“Banyak orang mengingat balapan itu lebih dari sekedar gelar. Saya tidak tahu apa artinya memenangkan Kejuaraan Dunia dan saya hanya mengendarai motor,” tukasnya.

Rossi Yakin Morbidelli Semakin Menggilan Musim Depan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here