Berita Liga Indonesia – PT Liga Indonesia Baru punya rencana baru untuk menekan mafia bola di Indonesia salah satunya adalah menerjunkan satgas antimafia bola disetiap pertandingan Liga 1 Shopee 2020, harapannya untuk mengurangi segala kcurangan ketika kompetisi berjalan.

Lanjutan Shopee Liga 1 dinilai rawan pengaturan skor, terutama setelah dihapusnya sistem degradasi. Kondisi itu dinilai membuat klub kehilangan motivasi bertanding sehingga bisa mudah tergoda pengaturan skor.

Menjawab hal itu, PT LIB menyambangi Polda Metro Jaya di Jakarta, Jumat (4/9/2020). Mereka meminta bantuan Satgas Antimafia Bola untuk mengawasi jalannya pertandingan sepakbola nasional.

“Alhamdulillah kami sudah diterima oleh Wakapolda (Brigjen Hendro Pandowo) yang kebetulan beliau adalah Ketua Satgas Antimafia Bola. Kami sudah diterima dengan baik dan alhamdulillah dapat dukungan,” kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.

Saat ini PT LIB masih dalam tahap perencanaan tentang bagaimana penugasan satgas dalam pertandingan. Sebagaimana yang sudah terjadi sebelumnya, keberadaan satgas dalam pertandingan bukan untuk melakukan penangkapan kepada pihak yang diduga melakukan kecurangan.

Harapan PT LIB, Satgas Antimafia Bola bisa hadir di setiap laga agar pertandingan bersih dari segala macam kecurigaan. Adapun Shopee Liga 1 rencananya bakal start mulai 1 Oktober hingga 28 Februari 2021.

“Satgas ini kehadirannya sebagai bentuk preventif agar kompetisi ini bisa berjalan dengan berkualitas dan lebih fair dan tidak akan ada masalah-masalah soal match fixing dan lain sebagainya,” kata Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno.

“Atensi kami sekarang adalah bagaimana penugasan Satgas Antimafia Bola ini di setiap match yang sudah kami rancang. Sebenarnya LIB sudah merancang bagaimana penugasan dan bagaimana mensinkronkan siapa-siapa yang akan tugas di setiap match itu,” ujarnya menambahkan.

Dijelaskan Sudjarno, Kepolisian RI siap mengabulkan keinginan PT LIB. Jika terlaksana ini akan sejak jadi tahun ketiga buat Polri terlibat di sepakbola sejak membentuk Satgas Antimafia Bola pada akhir 2018 lalu.

“Dari Kasatgas masih menunggu legalisasi dari Pimpinan Polri untuk dilegalisasi secara resmi. Harapan kami seperti satgas ada di tiap laga. Dan itu sudah menjadi konsep kami,” ucap Sudjarno.

Mendadak, Persela Lamongan Ditinggalkan Asisten Pelatih Asing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here