Berita MotoGP – Kevin Schwantz, legenda balap MotoGP merasa bangga dengan raihan rider Suzuki Ecstar, Joan Mir karena mendapatkan gelar juara dunia. Mir memang baru saja memastikan diri menjadi juara MotoGP 2020 usai mentas di GP Valencia yang berlangsung Minggu 15 November 2020. Dalam balapan seri ke-13 MotoGP 2020 itu, ia menyelesaikan balapan di urutan ketujuh.

Sebanyak sembilan poin tambahan dari balapan itu sudah cukup bagi Mir untuk menyegel gelar juara. Mir kini unggul 29 poin atas Franco Morbidelli yang mengekor di tempat kedua usai MotoGP Valencia 2020.

Dengan hanya tinggal tersisanya satu balapan lagi di musim ini, koleksi poin Mir dipastikan sudah tak bisa lagi terkejar oleh seluruh rivalnya di MotoGP. Gelar juara Mir sendiri sempat diremehkan oleh sejumlah pihak karena dinilai meraihnya saat persaingan mudah tanpa kehadiran Marc Marquez.

Valentino Rossi Sebut Pencapaian Joan Mir Langka di MotoGp

Pencapaian Mir sekaligus telah menghentikan puasa gelar juara Suzuki di kelar premier. Suzuki diketahui terakhir kali merebut gelar juara pada 2000 lewat penampilan Kenny Roberts Jr.

Setelah menanti begitu lama, yakni mencapai 20 tahun, Suzuki pun akhirnya bisa merayakan lagi gelar juara di MotoGP. Schwantz yang merupakan pembalap legenda di Suzuki pun turut merasakan bahagia.

Baginya, Suzuki telah melakukan peningkatan luar biasa di MotoGP. Ia pun yakin kesuksesan ini akan berlanjut ke musim-musim lainnya, tak hanya di MotoGP 2020.

“Minggu adalah hari yang luar biasa. Mir finis di urutan ketujuh dan mengamankan gelar. Bagi saya, itu adalah perasaan yang sangat istimewa,” ujar Schwantz, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Selasa (17/11/2020).

“Sudah lama bagi Suzuki, mereka belum pernah memenangkan Piala Dunia sejak 2000 bersama Kenny Roberts Jr, sudah 20 tahun. Apa yang Suzuki capai adalah hasil yang luar biasa,” tukasnya.

Alex Marquez Bela Joan Mir yang Emosi Usai Merengkuh Gelar Juara Dunia MotoGP 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here