Berita MotoGP – Honda terpuruk sepanjang perjalanan MotoGP musim ini karena ditinggalkan Marc Marquez. Ini Membuktikan bahwa honda tak mampu bicara banyak tanpa sang alien.

Selama empat tahun beruntun, Honda tampil begitu luar yang selalu mengandalkan Marquez sebagai yang terdepan. Sejak 2016, Honda berhasil menduduki urutan pertama sebagai konstruktor terbaik di MotoGP.

Sayangnya, kejayaan Honda sepertinya akan runtuh begitu saja pada musim ini. Pasalnya Marquez harus absen panjang pada musim ini karena mengalami cedera pada lengan kanannya. Situasi ini pun menjadi pekerjaan besar bagi Honda.

Jika sebelumnya, Honda selalu mengklaim bahwa motor RC2213V merupakan faktor utama dari kesuksesan Marquez di MotoGP, sayangnya pernyataan itu mulai meragukan. Awal musim MotoGP 2020 menjadi bukti bahwa Honda justru lemah tanpa Marquez.

Sebab tanpa kehadiran Marquez saat ini, Honda belum meraih podium satu pun di lima seri perdana MotoGP musim ini. Mulai dari MotoGP Spanyol, Andalusia, Republik Ceko, Austria, dan Styria, Honda gagal menempati posisi tiga terbaik.

Hingga lima seri perdana, Honda tampil melempem. Diperkuat Alex Marquez dan Stefan Bradl di tim pabrikan serta Takaaki Nakagami juga Cal Crutchlow di LCR (tim satelit), Honda benar-benar begitu kecil.

Berstatus sebagai juara dunia Moto2 2019, Alex malah tidak bisa berbuat banyak. Dari lima balapan yang telah ia jalani, Alex praktis hanya mampu meraih 15 poin, di mana pencapaian tertingginya hanya finis di urutan kedelapan di MotoGP Andalusia 2020.

Sementara itu, posisi Marquez sempat digantikan Bradl di tiga seri balapan terakhir. Akan tetapi, seakan tidak membuahkan hasil, Bradl juga tampil buruk dengan konsisten berada di urutan ke-17 atau 18.

Sedangkan LCR Honda yang diperkuat Takaaki Nakagami dan Cal Crutchlow tampil kurang mengesankan. Praktis hanya Nakagami yang sering tampil di papan teratas, namun belum mampu meraih podium.

Hasil ini benar-benar menjadi bencana bagi Honda. Sebab ini menjadi rekor buruk Honda karena untuk pertama kalinya sejak 2010, mereka (baik tim pabrikan maupun satelit) gagal meraih podium di lima seri perdana MotoGP.

Catatan ini jelas mengejutkan banyak pihak. Bahkan yang parah, tim pabrikan MotoGP alias Repsol Honda untuk sementara menghuni dasar klasemen sementara pada musim ini. Padahal saat ada Marquez, Repsol Honda benar-benar tampil menjadi raja.

Karena itu, kegagalan Honda pada awal musim ini semakin membuktikan bahwa kehebatan mereka ada pada seorang Marquez. Sebab ketika ada Marquez mereka berkuasa, ketika tidak ada Honda justru tersungkur.

Rossi Akui Atmosfir MotoGP 2020 Jadi Lebih Seru Dan Menegangkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here