Berita MotoGP – Yamaha Dan Rossi percaya bahwa kecepatan motornya saat ini yang terbaik di MotoGP 2020, hal tersebut bisa menjadi modal besar ketika membalap di Le Mans. Namun dengan syarat The Doctor Jangan Sampai Jatuh Lagi.

Sudah dua seri beruntun Rossi gagal finis. Pada MotoGP Emilia Romagna, ia langsung crash di lap kedua. Meski sempat melanjutkan lomba, motornya tak sanggup lagi melaju kencang dan ia memilih masuk paddock di lap ke-15.

Hasil di MotoGP Catalunya lebih miris. Rossi start di grid ketiga dan tengah berada di urutan kedua balapan saat dirinya tiba-tiba terjatuh saat sedang menikung di lap ke-16.

Dua hasil buruk itu membuat peluangnya menjadi juara MotoGP 2020 semakin menipis, kalau tak mau dibilang nol. Posisinya melorot hingga urutan 11 klasemen pebalap. Ia baru mengumpulkan 58 poin, tertinggal 50 poin dari Fabio Quartararo di puncak.

Jelang MotoGP Prancis, The Doctor tak mau mengulang dua kesalahan terakhirnya. Ia ingin finis. Bahkan ia optimis bisa menyelesaikan lomba di posisi tiga besar.

“Memang hasil di Catalunya amat disayangkan, tapi ada hal positif yang bisa kami ambil di sana, yakni kecepatan motor kami bisa bersaing untuk merebut podium. Dan kupikir kami akan mencoba sesuatu selama akhir pekan di Prancis,” kata Rossi, dikutip dari Crash.

“Le Mans adalah trek yang saya suka, kami biasanya tampil kompetitif di sana. Targetnya adalah mempertahankan kinerja kami seperti di Catalunya dan bertarung di garis depan lagi.”

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk bertarung meraih podium, dan mari berharap semoga cuacanya konsisten di sana, jadi kami bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk balapan di hari Minggu,” kata rider Yamaha itu.

Race Kandang, Modal Utama Fabio Quartararo Di MotoGP Prancis 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here