Berita MotoGP – MotoGP Prancis 2020 bakal menjadi lecutan semangat Bagi Andrea Dovizioso karena di race sebelumnya Dovi mendapatkan hasil buruk di Catalunya bahkan dia terjatuh disana.

Pebalap Ducati itu melakoni balapan untuk dilupakan di Montmelo. Sudah start di posisi belakang, Dovizioso bahkan langsung out ketika balapan belum genap satu lap akibat diseruduk Johann Zarco.

Alhasil, Italiano berusia 34 tahun itu tergusur dari puncak klasemen sementara yang kini diduduki rider Petronas SRT Fabio Quartararo. Dovizioso melorot ke urutan empat dengan perolehan 84 poin, terpaut 24 poin dari pebalap Prancis itu.

Dovizoso kini tidak punya banyak waktu untuk memulihkan poin-poin yang hilang, menyusul kejuaraan sudah lebih separuh jalan. MotoGP Prancis menjadi kesempatan yang wajib dimanfaatkan runner-up tiga kali beruntun ini.

Pada musim lalu, Dovizioso berhasil naik podium kedua di Le Mans. Hasil yang dijadikan motivasi bagi Dovizioso untuk mengarungi balapan pada akhir pekan ini.

“Setelah balapan yang bikin frustrasi di Montmelo, sangat bagus sekali memiliki sepekan untuk memulihkan diri tidak hanya secara fisik tapi juga secara mental,” ungkap Dovizioso dikutip Speedweek.

“Aku menantikan untuk kembali ke lintasan Le Mans untuk dua alasan utama: Yang pertama, setelah kekecewaan di balapan terakhir, kuharap aku bisa tampil dan membuat penebusan. Yang kedua, kami akan balapan di atas lintasan yang menyimpan kenangan indah untukku di musim lalu.”

“Aku mencoba melihat setiap balapan sebagai sebuah kesempatan baru dan aku percaya diri aku bisa kompetitif lagi. Di Le Mans, kami akan harus menghadapi cuaca yang tidak menentu, sebuah faktor yang sudah pasti akan memiliki dampak besar di akhir pekan,” simpul Dovizioso menatap balapan MotoGP Prancis.

Tantangan Berat Vinalles Di MotoGP Prancis 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here