Berita MotoGP – Maverick Vinales nampaknya ingin mendapatkan hasiol maksimal di MotoGP Prancis setelah hasil yang buruk di MotoGP Catalunya. Prestasi yang lumayan disini tahun lalu membuat Vinales terpecut untuk kembali tampil ngegas.

Pebalap tim pabrikan Yamaha itu gagal melanjutkan momentumnya setelah menjuarai seri Emilia Romagna. Di Montmelo, Vinales harus puas finis kesembilan meskipun memulai balapan dari grid kelima.

Balapan di Le Mans kini menunggu Vinales. Sejak menunggangi Yamaha, Vinales tercatat hanya sekali naik podium saat tampil sebagai pemenang di 2017. Akan tetapi, setelahnya pebalap Spanyol itu cuma finis ketujuh dan retired pada tahun lalu.

Vinales percaya diri bisa kembali tangguh di Le Mans karena karakter lintasan cocok dengan M1-nya. Namun demikian, setelan motor dan cuaca akan memengaruhi termasuk dalam MotoGP Prancis 2020 pekan ini.

“Kami sudah melupakan apa yang terjadi di Montmelo dan sedang fokus sepenuhnya pada pakerjaan yang ada sekarang,” ungkap Vinales dikutip Speedweek. “Aku percaya diri karena kami tahu bahwa Sirkuit Le Mans akan cocok dengan motor kami sepenuhnya kalau kami bisa mengerjakannya dengan benar.”

“Aku pernah mencapai beberapa hasil yang bagus di Le Mans, jadi kupikir kami bisa tangguh lagi pada akhir pekan ini. Cuaca bisa jadi menentukan, terutama di musim ini ketika kita berkunjung ke Le Mans yang tidak biasanya menjelang akhir tahun. Aku penasaran sih apa yang akan akan terjadi kali ini.”

Direktur tim Yamaha Massimo Meregalli menyambut tiga balapan beruntun di depan. Di MotoGP Prancis, Meregalli yakin Yamaha bisa kompetitif.

“Biasanya sih itu adalah tempat yang bagus untuk kami. Kami sangat termotivasi dan kami tahu Maverick dan Valentino Rossi juga merasa demikian. Tujuannya adalah agar kedua pebalap bersaing di depan,” cetus dia menjelang MotoGP Prancis 2020.

Gak Cocok Dengan Sirkuit Le Mans, Alex Rins Tetep Ingin Ngegas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here