PIala AFC 2020 – Bahrain Sebelumnya menjadi negara yang diminta untuk menjadi penyelenggara Piala AFC 2020 Grup A, namun pihak Bahrain meminta penundaan sampai tahun depan.

Keinginan konfederasi sepakbola Asia (AFC) menuntaskan turnamen yang melibatkan negara maupun klub Benua Kuning di tengah pandemi virus Corona makin menemui jalan terjal. Kali ini, Piala AFC 2020 terancam dibatalkan.

AFC sebelumnya telah mengirim surat kepada anggotanya mengenai kemungkinan menunda Piala Asia U-16 dan U-19, serta Piala Asia Futsal ke tahun 2021. Surat tidak jauh berbeda juga dikirimkan kepada federasi yang klubnya mengikuti Piala AFC.

Hanya saja, surat terkait Piala AFC ini berbeda dibandingkan yang lainnya. AFC meminta pertimbangan dari anggota mengenai kemungkinan membatalkan turnamen tersebut akibat pandemi virus Corona.

“Konfederasi sepakbola Asia secara resmi telah memberitahukan asosiasi sepakbola nasional yang klubnya ambil bagian di Piala AFC 2020 mengenai kemungkinan membatalkan turnamen tahun ini akibat pandemi COVID-19,” demikian pernyataan federasi sepakbola Tajikistan (FFT) melalui laman resmi mereka.

Melanjutkan Piala AFC memang menjadi tantangan tersendiri dibandingkan Liga Champions Asia (LCA). Hal ini disebabkan klub yang berlaga di LCA berasal dari negara mapan, dan bagus penanggulangan penyebaran virus Corona.

Sebelumnya AFC sudah menetapkan sejumlah negara menjadi tuan rumah pertandingan sisa fase grup setelah Piala AFC diputuskan ditunda pada pertengahan Maret. Penetapan itu berdasarkan hasil diskusi dengan para anggotanya.

Bahrain menjadi tuan rumah Grup A, sedangkan Kuwait menjamu tamunya di Grup B. Kuwait menghelat laga Grup C, sementara Grup E dilangsungkan di Maladewa. Untuk Grup F dan G digelar di Vietnam.

Namun hingga kini AFC belum memutuskan tuan rumah untuk pertandingan di Grup D, H, dan I. Grup D berisikan klub dari Tajikistan, Turkmenistan, dan Kyrgyzstan. Sedangkan Grup H diikuti wakil Indonesia, Singapura, Filipina, dan Myanmar. Khusus Grup I, pertandingan belum digelar, karena menunggu satu peserta untuk menggenapkannya menjadi empat klub.

Artikel dilanjutkan di bawah ini
“Namun sejumlah negara tidak tertarik menjadi tuan rumah, terutama di kawasan Asia Tenggara. AFC juga kesulitan menentukan tuan rumah untuk Grup D. Sementara federasi sepakbola Bahrain sudah meminta agar turnamen ditunda ke tahun 2021,” demikian tulis FFT.

“Berdasarkan perkembangan situasi itu, AFC telah meminta komite terkait untuk membahasnya dan mengambil keputusan. Hasil rapat nantinya akan dikomunikasikan dengan asosiasi anggota.”

Luis Enrique Memasukkan Ansu Fati Dan Eric Garcia Dalam 25 Pemain Skuad Terbaru Timnas Spanyol Jelang Vs Jerman 03 Septembe 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here