Berita MotoGP – Indonesia memiliki Rider MotoGP bernama Mario Suryo Aji, dimana rider ini telah mengikuti kejuaraan CEV Moto3 Musim 2020 bersama dengan timnya astra Racing. Pada race tersebut Mario hanya bisa finish di urutan 16. Hasil tersebut terbilang cukup baik karena Mario meraih hasil yang lebih bagus ketimbang musim lalu yang hanya dapat finis di posisi ke-18. Hebatnya, Mario dapat mencapai urutan ke-16 itu usai mengalami kecelakaan ketika kompetisi berlangsung.

Mario tepatnya mengalami kecelakaan dan patah tulang tangan kiri di Sirkuit Jerez, Spanyol pada Agustus 2020 kemarin. Gara-gara cedera itu Mario pun kehilangan banyak poin karena tak bisa ikut balapan.

Kendati begitu ketika CEV Moto3 2020 memasuki sesi terakhir, Mario mampu menjalani balapan dengan sangat baik dan mencetak angka di balapan terakhir di Sirkuit Aragon dan dua balapan di Sirkuit Valencia. Total dari tiga balapan yang berhasil diikuti Mario sampai finis itu, ia mengumpulkan 23 poin dan menempatkannya di posisi ke-16 dalam klasemen akhir CEV Moto3 2020.

Meraih hasil itu membuat Mario lantas merasa puas. Namun, tentunya Mario merasa masih belum senang karena ia masih yakin bisa meraih hasil yang lebih baik lagi jika tak mengalami cedera saat balapan di Sirkuit Jerez pada Agustus 2020 kemarin.

“Awal balapan saya merasa deg-degan karena situasi yang sedang berada di tengah pandemi. Saya melewatkan dua seri awal (di Sirkuit Estoril dan Algarve). Lalu saya cedera saat balapan di Jerez,” cerita Mario, Selasa (3/11/2020).

“Cedera kali ini membuat saya belajar banyak. Menambah semangat saya agar semakin bersemangat lagi (untuk balapan). Agar bisa tampil lebih baik lagi di balapan ke depannya,” tambah Mario.

Berhasilnya Mario finis di urutan ke-16 pun juga mendapatkan apresiasi lebih dari sang pelatih, Diego Lozano. Menurutnya Mario telah mengalami perkembangan yang pesat. Daya juangnya pun begitu besar sehingga cedera tak langsung meredam semangat di ajang CEV Moto3 2020 tersebut.

“Mario telah mengalami perkembangan yang pesat. Daya juangnya luar biasa. Dia juga mampu untuk tampil sangat cepat. Cara pengeramannya juga sangat agresif, selayaknya Marc Marquez,” imbuh Lozano.

“Mario masih muda dan sangat cepat. Ia masih akan terus berkembang untuk ke depannya,” tutup pelatih balap Mario tersebut.

Marc Marquez Masih Percayakan Bradl Di Seri MotoGP Eropa 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here