Berita MotoGP – Tak terasa MotoGP 2020 sudah 5 race yang berjalan dan terlewati, selama 5 race tersebut banyak drama mengiringi, tak lupa juga persaingan ketat dan tak terduga terjadi. Sekarang MotoGP menyisakan 9 seri lagi, bagaimana selanjutnya apakah masih banyak drama ?.

Keberhasilan Fabio Quartararo yang secara mengejutkan memenangi MotoGP Spanyol 2020 di seri pertama, plus drama crash-nya Marc Marquez, bak langsung memberikan indikasi awal mengenai akan seperti apa race MotoGP musim ini.

Nuansa serupa hadir pada seri kedua di MotoGP Andalusia 2020, ketika Marquez yang baru saja turun meja operasi sempat secara mengejutkan hadir di lintasan Jerez walaupun akhirnya batal ikut balapan. Di sini Quartararo menang lagi dan Valentino Rossi merayakan keberhasilannya naik podium ketiga dengan amat gembira.

Lalu ada pula insiden senggolan Johann Zarco dan Pol Espargaro di MotoGP Ceko 2020, yang memunculkan Brad Binder sebagai rider Afrika Selatan pertama yang memenangi race kelas primer MotoGP.

Insiden horor MotoGP Austria 2020, ketika motor Zarco dan Franco Morbidelli melayang nyaris kena Maverick Vinales dan Valentino Rossi sampai kini masih ramai dibahas. Ada Andrea Doviziozo yang jadi pemenang seri ini.

Di MotoGP Styria 2020, Vinales apes lagi ketika rem motornya blong sampai harus lompat dari motor. Ada pula Miguel Oliveira, rider Portugal, yang bikin kejutan dengan menjadi pemenang berkat manuver jelang garis finis.

Lima seri sudah terlewati, dengan empat rider berbeda jadi pemenang. Fabio Quartararo, Brad Binder, dan Miguel Oliveira juga sama-sama mencatatkan kemenangan perdananya di kelas primer. Ada pula KTM yang meraih kemenangan perdana sebagai pabrikan. Selain itu, tim-tim Petronas SRT, KTM Factory Racing, dan Tech3 juga sama-sama mencatatkan kemenangan pertamanya di kelas primer.

Dengan Marc Marquez, juara dunia MotoGP enam kali dari tujuh musim terakhir, masih absen dari lintasan, balapan malah berlangsung sukar ditebak.

Dengan sembilan seri tersisa, rider di posisi kesembilan klasemen MotoGP 2020 untuk sementara (Miguel Oliveira) bahkan sudah mampu satu kali naik podium teratas. Dengan 43 poin, Oliveira terpaut 27 poin dari Quartararo di posisi teratas.

Hal itu bisa menjadi gambaran betapa tak ada yang dominan di kelas primer musim ini. Di sisi lain, tak ada pula yang benar-benar konsisten naik podium, atau bahkan finis lima besar, dari lima race sejauh ini.

Fabio Quartararo, yang memenangi dua seri awal, memang bisa terus mengoleksi poin tanpa DNF. Tapi ia tak kuasa finis lima besar di tiga race usai keberhasilan meraih kemenangan di Jerez. Dalam race terakhir, ia cuma finis di posisi ke-13.

Andrea Dovizisio, di posisi runner-up klasemen MotoGP 2020 untuk sementara, juga sempat finis di posisi ke-11 dalam MotoGP Ceko walaupun sebenarnya tampil cukup konsisten di luar hasil itu.

Menariknya, justru ada Takaaki Nakagami sebagai satu-satunya rider di MotoGP 2020 sejauh ini yang selalu mampu finis 10 besar dari lima seri balapan. Di sisi lain, rider yang menempati posisi keenam klasemen sementara itu belum pernah naik podium.

Masih soal konsistensi, di MotoGP 2020 sejauh ini juga cuma ada Fabio Quartararo, Andrea Dovizioso, dan Takaaki Nakagami yang selalu meraih poin dari seluruh lima race yang sudah terlewati.

Menarik untuk ditunggu bagaimana kelanjutan sembilan seri tersisa di MotoGP 2020, dimulai dari MotoGP San Marino 2020 pada 13 September yang langsung dilanjutkan dengan MotoGP Emilia Romagna sepekan berselang, yang sama-sama dihelat di sirkuit Misano.

Belum Menyerah, Vinales Masih Optimis Dengan Sisa Balap MotoGP 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here