Berita MotoGP – Performa Gemilang Fabio Quartararo di awal balapan Motogp 2020 kemarin tidak terlihat ketika race di GP Austria MInggu kemarin. Quartararo cuman bisa finish di urutan ke -8, ada apa dengan motormu ?

Di Red Bull Ring, Minggu (16/8/2020), Quartararo gagal menampilkan performa terbaiknya. Start dari posisi ketiga, ia malah melebar keluar lintasan di lap ke-6, membuat posisinya melorot hingga urutan terakhir.

Dalam perjalanannya, ia perlahan terus naik hingga akhirnya bisa finish kedelapan. Namun hasil ini lebih buruk dari pekan sebelumnya di MotoGP Ceko, di mana ia finis di urutan ketujuh.

Pekan lalu, Quartararo mengaku ada masalah pada ban belakangnya. Kini, masalah rem yang menghinggapi motor pebalap Petronas Yamaha SRT itu.

“Hari ini benar-benar sulit karena saya memiliki masalah rem yang serius, baik di bagian pertama maupun bagian kedua balapan (setelah red flag),” ujar Quartararo, dikutip dari GPOne.

“Di balapan pertama saya melaju menuju tikungan 4, tapi rem saya bermasalah, itu sangat berbahaya. Lalu setelah balapan dimulai lagi, hal sama terulang lagi.”

“Saya mencoba melakukan yang terbaik dan dalam beberapa momen saya bisa memperbaiki posisi saya, tapi kepercayaan diri saya terhadap motor ini tak begitu bagus hari ini, dan ini memalukan karena saya tak boleh kehilangan poin seperti ini.”

“Saat ini, prioritas saya untuk balapan selanjutnya adalah mencari solusi atas masalah rem ini, yang benar-benar mengkhawatirkan. Kalau saya tak bisa mengerem sesuai keinginan saya, maka saya tak bisa membalap dengan gaya saya sendiri,” sambung Quartararo.

Hasil ini membuat persaingan di klasemen pebalap MotoGP 2020 kian sengit. Quartararo memang masih memimpin klasemen dengan 67 poin, tapi ia mulai didekati Andrea Dovizioso, sang pemenang MotoGP Austria 2020, yang mengoleksi 56 poin.

Maverick Vinales melorot ke urutan ketiga dengan 48 poin, disusul Brad Binder dengan 41 poin di urutan keempat klasemen sementara. Quartararo mengakui bahwa Dovizioso adalah pesaing terberatnya sejauh ini.

“Ya, saya pikir begitu. Memang masih ada Vinales tapi Dovizioso lebih berpengalaman. Dia tahu bagaimana harus bersikap di momen-momen seperti ini, dan dia sangat kuat di lap-lap terakhir,” ujar Fabio Quartararo.

“Motor Ducati punya kecepatan bagus dan sulit untuk menyalipnya, sedangkan motor saya dan Vinales kurang lebih mirip dan terkadang mengalami masalah yang sama,” jelas rider 21 tahun itu soal persaingannya dengan Dovizioso.

Selanjutnya, seri kelima MotoGP 2020 akan digelar kembali di Red Bull Ring, Minggu (23/8), dengan nama MotoGP Styria.

Klasemen Sementara MotoGP, Setelah Race Di Austria 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here