Berita MotoGP – Andrea Dovizioso sebenarnya berpeluan untuk naik podium di MotoGP Prancis 2020, namun dia harus puas hanya bisa finish di posisi ke empat. Hal ini karena kesalahan memilih ban yang dia lakukan. Dovizioso memulai balapan MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans Bugatti, Minggu (11/10/2020) malam WIB, di urutan keenam. Start race kali ini sempat tertunda selama beberapa menit karena lintasan basah akibat hujan.

Kondisi tersebut membuat Dovizioso mengubah kedua ban motornya menjadi soft. Ada pun rekan setimnya di Ducati, Danilo Petrucci, memilih tipe ban medium di bagian depan.

Begitu balapan dimulai, Dovizioso melesat ke urutan ketiga di belakang Jack Miller dan Petrucci. Rider 34 tahun tersebut sempat merebut tempat kedua ketika race menyisakan 10 lap.

Pada lap ke-16, Andrea Dovizioso mengambilalih pimpinan balapan. Namun, dia disalip lagi oleh Petrucci dan tercecer ke urutan keempat di belakang Alex Marquez dan Pol Espargaro hingga memasuki garis finis.

Seusai perlombaan, Dovizioso mengaku kerepotan menjalani balapan lantaran keputusannya mengubah kedua ban motornya. Dia bahkan mengaku nyaris terjatuh beberapa kali, terutama ketika kondisi ban depannya mulai aus.

“Kami harus bersyukur sebab kami mencetak beberapa poin, tapi tentu saja saya juga sedikit kecewa. Kami membayar mahal untuk pilihan ban kami,” kata Dovizioso, dilansir dari Speedweek.

“Pada akhirnya saya mulai kehilangan cengkraman. Ban depan saya mulai aus dan saya hampir terjatuh sepuluh kali,” dia menambahkan.

“Saya mencoba memberikan segalanya dan pada akhirnya saya bisa meyakinkan diri saya melawan Miguel Olivieira,” demikian kata Andrea Dovizioso terkait hasil yang diraihnya di MotoGP Prancis.

Joan Mir Sindir Keras Casey Stoner Karena Hal Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here