Brivio Beberkan Rahasia Sedih Didalam Kubu Suzuki Ecstar

0
408

MotoGP | Sepakbola.id – Kejayaan yang tak terduga diraih Suzuki Ecstar di kejuaraan MotoGP 2020 lalu, Joan Mir rider mereka berhasil menjadi juara dunia. Dan menjadi tim terbaik di kejuaraan musim iut. Kendati demikian, tak banyak yang tahu bahwa Suzuki meraih prestasi tersebut di tengah masalah keuangan. Sebagai informasi, Suzuki merupakan pabrikan yang memiliki anggaran terendah kedua setelah Aprilia pada tahun 2020.

Mantan Manajer Tim Suzuki, Davide Brivio, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut membuat mereka kesulitan untuk melangkah maju. Mereka sebenarnya punya niatan untuk menambah karyawan. Akan tetapi, keterbatasan dana membuat hal itu tidak memungkinkan.

Untuk bisa tampil kompetitif dalam balapan, Suzuki akhirnya mencoba berbagai metode guna menyaingi pabrikan lainnya. Selain itu, Brivio pun percaya bahwa pembalap yang bagus akan membuat tim menjadi bagus juga. Hasilnya pun terbukti dengan Joan Mir menjadi juara dunia.

“Suzuki adalah perusahaan besar dan dalam kondisi baik, tetapi anggaran yang kami sisihkan untuk balap mungkin tidak sebesar produsen lain,” jelas Brivio, dilansir dari Motorsport Total, Senin (11/1/2021).

“Tetapi tidak memiliki sumber daya yang tidak terbatas atau sumber daya yang besar memaksa Anda untuk lebih kreatif dan mencoba untuk berpikir lebih banyak,” lanjut pria Italia tersebut.

“Tentu saja terkadang kami ingin menambah jumlah karyawan. Namun di sisi lain, hal itu akan menciptakan sedikit kebingungan. Jadi Anda harus menemukan keseimbangan yang tepat antara cukup dan tidak terlalu banyak orang,” bebernya.

“Kami memiliki posisi yang baik dalam hal itu. Kami memiliki semua yang kami butuhkan. Pembalap yang bagus biasanya membuat tim menjadi bagus dan Anda bisa melihat kekuatan tim saat keadaan sulit,” pungkas Brivio.

Hanya saja, kebrsamaan Brivio dengan Suzuki saat ini telah berakhir. Secara mengejutkan, Brivio memberikan pengumuman untuk mengundurkan diri dari Suzuki lantaran ingin hijrah ke Formula One (F1).

Ini tentunya menjadi pukulan besar bagi Suzuki, mengingat Brivio merupakan salah satu orang paling pertama yang ikut merintis supaya pabrikan asal Jepang itu bisa berjaya lagi. Brivio bergabung dengan Suzuki pada 2013 ketika mereka sedang mengerjakan GSX-RR baru.

Petrucci Sadar Ada Yang Tak Beres Antara Dovi Dan Dallagna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here