Berita MotoGP – Stoner sempat berkomentar tentang persaingan juara dunia MotoGP 2020 Tanpa Marc Marquez. Hal ini ternyata mendapatkan balasan sindiran dari Joan Mir yang cukup keras. Sejak crash di seri pertama musim ini, Marc Marquez belum bisa ikutan race lagi. MotoGP 2020 sendiri sudah berjalan sampai dengan sembilan seri balapan, dari total 14 race.

Casey Stoner, kampiun MotoGP 2007 dan 2011, menyebut bahwa persaingan juara dunia kelas primer musim ini sudah kehilangan tajinya karena tak ada Marc Marquez yang merupakan rider terbaik dan paling dominan dalam beberapa waktu belakangan.

Bagaimana komentar Joan Mir? “Enak sekali bicara dari luar, (karena) ia sudah pensiun dan semacam itu,” ucap Mir dalam wawancara dengan Marca.

“Yang tidak saya pahami adalah, secara teorinya, Casey sudah tak ada lagi di sini kan? Tapi ia cuma muncul untuk memberi komentar semacam ini. Aku tak mengerti.”

“Biarkan saja ia bicara semaunya, memberikan pendapatnya. Dari rumah, duduk di sofa, tempat yang sangat nyaman,” tuturnya menyindir.

Tak cuma itu, Joan Mir kemudian menyebut bahwa Marc Marquez pun mencatatkan gelar juara dunianya yang pertama di MotoGP saat rival lain cedera. Hal itu tetap tak mengurangi nilai atau gengsi dari gelar tersebut.

“Sepertinya hal serupa terjadi pada gelar juara dunia pertamanya Marquez, saat (Dani) Pedrosa dan (Jorge) Lorenzo sedang cedera. Tapi itu kan tak berarti gelar juara dunia raihannya jadi kurang berharga. Sama sekali tidak, itu pastinya tetap berharga karena jadi yang pertama buatnya,” katanya.

“Saya tak paham dengan (komentar Stoner) ‘karena tak ada Marquez, nilainya jadi berkurang’. Begini, Marquez sudah ambil risiko di race pertama dan ia cedera. Tapi itu kan bagian dari kompetisi. Apa jadinya jika Marquez tak jatuh? Kita takkan pernah tahu. Tapi untuk saat ini, faktanya adalah ia jatuh di balapan pertama,” tutur Mir.

Joan Mir saat ini menempati posisi dua klasemen MotoGP 2020 untuk sementara dengan 105 poin. Ia cuma kalah dari Fabio Quartararo yang berada di posisi pertama dengan 115 poin.

5 Seri Terakhir MotoGP 2020, Pol Espargaro Prediksi Persaingan Bakal Semakin Ketat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here