Berita MotoGP – Jorge Lorenzo memang minim sekali memberikan kontribusi untuk Yamaha di MotoGP musim ini, hal ini malah membuat Franco Morbidelli senang. Lho kok bisa ?.

Karena Jika Lorenzo mendapatkan jatah tes lebih banyak untuk tim Yamaha, maka jatah latihan untuk Morbidelli bakal semakin tertinggal dengan tim pabrikan. Sebagaimana diketahui, Lorenzo memang saat ini berstatus sebagai pembalap pengembang Tim Yamaha. Langkah tersebut ia pilih setelah memutuskan untuk pensiun sebagai pembalap profesional di akhir musim MotoGP 2019.

Akan tetapi kontribusi Lorenzo sebagai seorang pembalap pengembang Tim Yamaha nyatanya kurang optimal. Pasalnya dengan adanya wabah virus Corona (Covid-19), membuat jatah para test rider mencoba melakukan.

Setelah hampir 8 bulan menganggur, Lorenzo pun akhirnya kembali dipercaya Tim Yamaha untuk melakukan uji coba pada motor mereka, yakni YZR M-1. Hal tersebut dilakukan dalam uji coba yang berlangsung di Sirkuit Portimao beberapa waktu lalu.

Franco Morbidelli Tekad Agresif di Valenci Demi Rebut Gelar MotoGP

Dalam sesi uji coba tersebut, Lorenzo justru gagal memanfaatkan betul kesempatan yang diberikan oleh Tim Yamaha. Pasalnya, X-Fuera –julukan Lorenzo– gagal mencatatkan waktu terbaik, dengan hanya mampu menempati posisi paling buncit.

Morbidelli justru merasa senang dengan dengan kurangnya kontribusi yang diberikan Lorenzo sebagai test rider Tim Yamaha. Sebab, Morbidelli memiliki keyakinan jika Lorenzo dapat berperan penting sebagai test rider, ia bakal semakin tertinggal oleh pembalap pabrikan.

“Akibat Covid-19, test rider tidak bisa sering berkendara, lebih sering di garasi ketimbang di lintasan. Jorge rider hebat, berpengalaman, sangat sensitif,” jelas Morbidelli, seperti disebagaimana dilaporkan oleh GPOne, Rabu (4/11/2020).

“Saya merasa sangat yakin bahwa ia bisa sangat membantu Yamaha. Kami membutuhkan situasi dunia membaik agar test rider bisa bertugas dengan baik. Saya mempunyai alasan yang bisa dikatakan egois,” sambungnya.

“Apabila saya melihat paket yang saya miliki, maka dengan semakin kecil progres motor pembalap pabrikan, makin baik pula bagi saya. Dengan begitu, jarak antara motor kami akan tetap berada di level yang sama.”

“Saya sangat berharap situasi dunia membaik, tapi jika lihat situasi saya sendiri, saya harap tim pabrikan tak maju terlalu jauh, karena saat ini saya sangat senang bisa di depan mereka, dan saya ingin terus begini,” tuntas pembalap berusia 25 tahun tersebut.

Maverick Vinales Cuek dengan Segala Kritikan yang Diarahkan Kepadanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here