Joan Mir Punya Misi Kalahkan Marc Marquez Untuk Bungkam Para Haters

0
651

MotoGP | Sepakbola.id – Joan Mir, Rider Suzuki Ecstar memiliki misi yang cukup berat di MotoGP 2021 mendatang. Dia ingin mengalahkan Marc Marquez. Hal ini dia lakukan untuk membungkam para haters. Sebagaimana diketahui, Mir memang berhasil menjalani kampanyenya di MotoGP 2020 dengan performa luar biasa. Meski di awal kejuaraan dunia tahun ini, tidak ada satu pun pihak yang memprediksi bahwa Mir mampu menjuarai MotoGP 2020.

Hal tersebut memang tidak berlebihan, mengingat Mir sempat tampil kurang kompetitif pada tiga balapan perdana MotoGP 2020. Mir baru bisa menunjukkan tajinya sebagai calon juara dunia MotoGP 2020 ketika mengaspal di seri Austria.

Ya, dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring tersebut, Mir berhasil mengklaim podium kedua. Sejak saat itu, Mir pun mampu konsisten untuk bersaing memperebutkan podium demi podium di sejumlah balapan.

Mir sendiri akhirnya mengunci gelar juara dunia musim ini ketika mengaspal di MotoGP Valencia 2020. Pada balapan tersebut Mir memang hanya mampu finis di posisi ketujuh, namun raihannya poin sudah tidak mungkin terkejar oleh pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli.

Meski begitu, keberhasilan Mir menjuarai MotoGP 2020 disebut-sebut hanya keberuntungan. Pasalnya Marquez yang mendominasi kejuaraan dunia dalam beberapa musim terakhir harus absen dikarenakan cedera patah tangan kiri.

Mir pun lantas memberikan repsons soal tudingan gelar juara dunia MotoGP 2020 yang didapatkannya karena keberuntungan. Ya, Mir pun bertekad untuk bisa mengalahkan Marquez demi menjawab segala keraguan pada dirinya di MotoGP 2021.

“Saya tak peduli atas apa yang orang katakan, saya hanya ingin bekerja dan mengerahkan 100% dari diri saya. Saat ini cukup sulit menerka kapan Marc kembali dan kapan saya bisa berduel dengannya, tapi saya sama sekali tak terobsesi,” ujar Mir, seperti disadur dari Marca, Selasa (23/2/2021).

“Hari itu akan datang, dan saya berharap Marc bisa pulih agar duel kami terwujud. Saya merasa bisa bekerja dengan baik di lintasan dan bertarung dengan Marc, yang merupakan salah satu yang terbaik dalam sejarah,” sambungnya.

“Soal membungkam para pencibir, ya biarkan saja mereka bicara, sementara saya akan bekerja jauh lebih keras demi mengalahkan Marc dan pembalap lain. Saya ingin kerja sebaik mungkin, mengerahkan 100% seperti pada 2020, di mana saya bisa meraih gelar.”

“Pada kejuaraan dunia tahun ini saya akan kembali mengerahkan 100%, dan kita lihat nanti hasilnya. Tak setiap tahun Anda bisa merebut gelar, dan saya sangat sadar soal ini. Namun, saya akan berusaha sebaik mungkin,” tuntas pembalap berusia 23 tahun tersebut.

Kabar Buruk, Fausto Gresini Meninggal Dunia Karena Covid-19