Marc Marquez Tidak Akan Dipaksa Comeback Sebelum Kondisi Tubuhnya Benar – Benar Fit

0
175

Berita MotoGP – isu – isu seputar Marc Marquez kembali mencuat, kali ini isu soal Repsol honda yang katanya memaksa Marquez segera balik ke lintasan setelah menjalani operasi, tepatnya di MotoGP Andalusia 2020 lalu. Seperti diketahui, Marc Marquez mengalami cedera patah tulang humerus di lengan kanan pada MotoGP Spanyol 2020, 19 Juli lalu. The Baby Alien lantas menjalani operasi bedah di Barcelona pada 21 Juli 2020.

Tidak sampai sepekan, Marc Marquez muncul di Sirkuit Jerez-Angel Nieto untuk mengikuti balapan MotoGP Andalusia 2020. Tim dokter MotoGP memberi lampu hijau. Jadilah, pembalap berusia 27 tahun itu mengaspal pada sesi latihan bebas tiga (FP3), Sabtu 25 Juli 2020. Sayangnya, setelah mengitari sirkuit beberapa putaran, Marc Marquez memutuskan mundur dari lomba. Kondisinya kian buruk hingga harus absen sepanjang musim MotoGP 2020. Bahkan, juara dunia MotoGP 2019 itu harus menjalani dua operasi bedah tambahan.

Ada dugaan, HRC dan Repsol Honda ikut mendesak Marc Marquez agar buru-buru comeback. Spekulasi itu dibantah oleh Santi Hernandez. Menurutnya, HRC justru memahami situasinya dan memberi kelonggaran untuk kembali membalap.

“Honda tidak pernah meminta apa-apa. Mereka memahami situasinya dan memberikan kami rasa aman, sesuatu yang amat dibutuhkan dalam kondisi seperti itu. Saya benar-benar bersyukur atas perlakuan Honda,” papar Santi Hernandez, mengutip dari Motorsport Total, Jumat (22/1/2021).

Situasi yang terjadi pada MotoGP 2020 justru semakin menyadarkan pria asal Spanyol itu. Ketiadaan Marc Marquez disampingnya begitu dirasakan Santi Hernandez. Ia kini jauh lebih mengapresiasi apa yang dilakukan oleh sang pembalap.

“Apa yang terjadi sepanjang musim lalu benar-benar membuka mata saya. Sekarang, saya benar-benar mengapresiasi apa yang saya punya bersama Marc Marquez,” terang mekanik yang sudah bekerja sama dengan Marquez sejak 2011 itu.

HRC lantas menunjuk Stefan Bradl untuk menggantikan Marc Marquez di sepanjang MotoGP 2020. Langkah tersebut didukung penuh oleh Santi Hernandez. Andai Marquez masih absen di beberapa seri awal, Santi memilih Bradl sebagai penggati.

“Jauh lebih masuk akal untuk menunjuk Bradl karena dia punya perasaan yang lebih baik dengan motor. Dia lebih mengerti situasi dalam balapan. Dia juga punya kecepatan dan punya peran sebagai pembalap tes,” tandas Santi Hernandez.

Tim Ducati Bakal Luncurkan Skuad MotoGP 2021 Secara Virtual

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here