Berita MotoGP – Carlo Pernat pengamat MotoGP ternama memberikan komentar tren positif yang tengah dialami Suzuki di MotoGP musim ini. Menurut Pernat Suzuki memiliki keuntungan dengan tidak adanya tim satelit. Sebab, jika memiliki tim satelit, Pernat menilai fokus tim bisa terpecah. Kini, Suzuki yang hanya menurunkan dua pembalap, yakni Joan Mir dan Alex Rins, pun bisa lebih fokus memenuhi setiap keinginan mereka.

Usaha Suzuki pun akhirnya berbuah manis. Di MotoGP 2020, Mir dan juga Rins bisa terus menyuguhkan penampilan apik. Rins sudah satu kali menang dan dua kali naik podium sehingga kini tengah mengisi tempat keenam di klasemen sementara.

Hasil yang jauh lebih manis diukir oleh Mir. Ia sudah enam kali naik podium sehingga kini tengah memuncaki klasemen sementara. Peluangnya untuk menjuarai MotoGP 2020 pun terbuka sangat lebar.

Pernat menilai kondisi ini tercipta karena Davide Brivio yang berstatus sebagai manajer di tim tersebut berhasil mengatur tim menjadi sangat baik. Alhasil, seluruh pembalapnya dapat bekerja dengan baik.

Faktor Suzuki yang juga tak memiliki tim satelit dinilai Pernat turut memegang peranan penting. Dengan begitu, Suzuki tak seperti tim-tim lain di MotoGP yang harus memecah fokus karena memiliki lebih dari dua pembalap.

“Rins tidak menjadi masalah dalam hal kejuaraan dunia untuk Suzuki karena Davide Brivio sangat bagus dalam mengelola tim,” ujar Pernat, sebagaimana dikutip dari GP One, Selasa (27/10/2020).

“Alex (Rins) dan Joan (Mir) menyukai satu sama lain. Saya punya ide tentang Suzuki. Hanya punya dua motor merupakan keuntungan karena mereka mampu memusatkan tenaga,” lanjutnya.

Suzuki memang menjadi satu dari dua tim di MotoGP 2020 yang tak memiliki tim satelit. Rencananya, Suzuki baru akan memiliki tim satelit pada 2022.

Kandidat Juara Terkuat, Joan Mir Belum Pernah Sekalipun Menangi MotoGP 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here