Rossi Masih Punya Dendam Dengan Marquez Gara – Gara MotoGP Malaysia 2015 Silam

0
745

MotoGP | Sepakbola.id – Insiden Antara Marc Marquez dengan Valentino Rossi pada MotoGP malaysia 2015 silam ternyata masih membuat Rossi geram. The Doctor sendiri masih belum sepenuhnya memaafkan the Baby Alien. Sebagaimana diketahui, sebuah insiden panas yang melibatkan Valentino Rossi, Marc Marquez, dan Jorge Lorenzo mewarnai balapan di Sirkuit Sepang pada 2015. Kala itu, Rossi diketahui tengah mengejar gelar juara dunia MotoGP.

Demi mencapai tujuannya, The Doctor -julukan Rossi- pun melakukan segala cara untuk bisa menaklukkan lawan-lawannya. Tetapi, usaha Rossi terganjal oleh Marquez yang kala itu mencoba untuk menghalanginya mendapatkan posisi terbaik.

Insiden terjadi saat Rossi yang mencoba untuk mengejar Marquez tiba-tiba melakukan tendangan kepada pembalap Tim Repsol Honda. Alhasil, tendangan tersebut membuat The Baby Alien –julukan Marquez– terjatuh dan gagal menyelesaikan balapan dengan menyentuh garis finis.

Sementara Rossi, dia berhasil finis di tiga besar. Seusai balapan, situasi pun memanas karen Marquez menuding Rossi sengaja menendang motornya hingga dirinya terjatuh.

Rossi yang tak terima dengan tudingan tersebut pun menyerang balik Marquez. Dia mengatakan bahwa Marquez menjalin kesepakatan dengan Lorenzo yang memang tengah bersaing memperebutkan gelar juara juga kala itu.

Hubungan Rossi dan Marquez pun tampak memanas setelah itu, terlebih The Doctor harus menelan pil pahit dengan gagal merengkuh gelar juara MotoGP 2015. Gelar itu dipastikan menjadi milik Lorenzo.

Tetapi, belakangan ini, Rossi dan Marquez tampak telah memperbaiki hubungannya sehingga tak terlihat setegang dahulu. Meski terlihat sudah mulai membaik, Rossi ternyata masih menyimpan dendam kepada Marquez atas insiden tersebut. Dia menegaskan belum bisa memaafkan perilaku Marquez dan masih sangat kesal jika mengingatnya.

“Mustahil (memaafkan sepenuhnya Marc Marquez atas kejadian di Sepang pada 2015),” ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Selasa (9/2/2021).

“Apa yang dia lakukan tidak bisa dimaafkan. Ketika saya mengingat kembali hari-hari itu, saya masih merasakan emosi yang sama seperti yang saya rasakan saat itu,” lanjutnya.

“Dan sudah enam tahun sekarang. Saya merasa sulit membayangkan bahwa ini masih bisa berubah,” tukas pembalap asal Italia itu.

Eh Ternyata Quartararo Sering Bantu Kru Menyalakan Mesin Motornya