Berita Liga Italia – Walter Zenga, Salah satu pemain legenda Inter Milan memberikan komentar soal performa Mantan timnya tersebut di beberapa pertandignan terakhir. Zenga mengaku tahu apa yang harus dibenahi dalam tubuh Nerazzuri. Sebagaimana diketahui, Inter memang menjalani kampanye mereka di musim 2020-2021 dengan performa inkonsisten. Bahkan Inter harus menjalani empat pertandingan terakhir mereka tanpa bisa memetik kemenangan.

Dalam pertandingan terakhir Inter di Liga Italia 2020-2021 melawan Atalanta, mereka harus puas bermain imbang 1-1. Padahal Inter sempat unggul lebih dahulu via gol Lautaro Martinez. Namun Atalanta berhasil menyamakan kedudukan via aksi Aleksey Miranchuk di menit ke-79.

Berkat hasil minor tersebut, Inter harus puas menempati posisi ketujuh pada klasemen sementara Liga Italia 2020-2021. Sedangkan di Grup B Liga Champions 2020-2021, Inter harus rela berada di posisi paling buncit usai hanya mampu mengoleksi dua poin saja.

Kondisi tersebut pun membuat banyak pihak meragukan akan kans Inter bisa menjuarai Liga Italia dan Liga Champions 2020-2021. Padahal sebelum musim ini berlangsung, Inter memang menjadi salah satu kandidat peraih dua kompetisi tersebut.

Catatan minor yang didapatkan Inter tersebut pun mendapatkan tanggapan dari Zenga. Ya, mantan kiper tim nasional (Timnas) Italia tersebut mengaku tahu apa yang bisa membuat Inter menyudahi puasa kemenangan mereka.

Brahim Diaz Bersinar di AC Milan, Semua Salah Zidane?

Zenga berpendapat bahwa Inter pada saat ini membutuhkan sebuah pertandingan yang bisa menjadi titik balik mereka. Apabila berhasil mendapatkannya, maka Zenga sangat yakin bahwa Inter bakal kembali ke jalur kemenangan mereka.

“Jika saya mengeluarkan pendapat seperti apa yang Conte katakan, pasti saya akan diserang oleh banyak pihak. Musim lalu saya sudah sempat berbicara kepada Antonio (Conte) untuk mengurangi hal-hal kontroversial di publik,” jelas Zenga, seperti dikutip dari Football Italia, Selasa (10/11/2020).

“Semua pemain tentu saja ingin meraih kemenangan di setiap pertandingannya. Namun tekanan yang dialami oleh tim sekelas Inter tentu saja berbeda dengan tim-tim lain,” sambung pria berusia 60 tahun tersebut.

“Hasilnya bisa dilihat pada akhirnya, imbang di Atalanta tidaklah buruk. Tim memuaskan Anda, tetapi detail kecil menghalangi Anda untuk menang. Anda hanya butuh titik balik, seperti yang terjadi dengan Atalanta di fase grup Liga Champions tahun lalu,” tuntasnya.

Alasan Neymar Dan Mbappe Bertahan Di PSG Adalah Cristiano Ronaldo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here