Ragu Dengan Perkembangan Motor Baru, Vinales Pilih Gunakan Motor Yamaha Lama

0
870
Maverick Vinales Start dari Jalur Pit Stop MotoGP Eropa 2020

MotoGP | Sepakbola.id – Maverick Vinales rider dari Monster Energy Yamaha gagal meraih juara di MotoGP 2020 lalu karena pengembangan motor YZR-M1 2020 sangat buruk. Yamaha dinilai telah mengembangkan motor ke arah yang salah. Sebab, hasil di klasemen menunjukkan bahwa motor balap mereka edisi 2019 mampu mendulang poin yang lebih banyak ketimbang YZR-M1 2020.

Dari empat pembalap Yamaha yang berlaga di MotoGP 2020, hanya Franco Morbidelli yang menggunakan mesin motor M1 2019. Akan tetapi, justru Morbidelli yang pada akhirnya memperoleh poin paling banyak.

Morbidelli secara mengejutkan tampil sebagai runner-up Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 dengan perolehan 158 poin. Sementara itu, Vinales hanya bisa menyelesaikan musim di urutan keenam klasemen dengan raihan 132 angka.

Pembalap Yamaha lainnya, Fabio Quartararo, menilai bahwa motor balap edisi 2019 memang lebih baik daripada yang versi 2020. Maka dari itu, Quartararo lebih ingin menggunakan YZR-M1 2019 ketimbang versi terbarunya.

Kendati demikian, Vinales memiliki pemikiran berbeda. Menurutnya, YZR-M1 2019 bukanlah versi terbaik dari motor balap Yamaha. Karena pada musim balap 2019 mereka tetap kesulitan untuk mengalahkan Marc Marquez dan Honda.

Vinales justru lebih senang jika menggunakan YZR-M1 2016. Pada saat menggunakan motor balap tersebut, Vinales berhasil meraih kemenangan di dua seri perdana MotoGP 2017. Sayangnya, setelah itu Vinales beralih ke YZR-M1 2017 dan penampilannya pun langsung memburuk.

“M1 2019 tidak cukup untuk mengalahkan Marquez. Motor tahun ini Lebih baik jika memiliki cengkeraman. Jika tidak ada cengkeraman, kami sangat menderita,” terang Vinales, seperti dilansir dari Tutto Motori Web, Kamis (25/2/2021).

“Saya ingin mereka memberi saya M1 2016. Bagi saya itu yang terbaik untuk saya. Kami pernah mengemudikannya. Kesalahan bagi kami adalah mengganti motor itu (dengan M1 2017),” lanjutnya.

“Apa pun yang mereka lakukan, saya ingat kami pergi ke Malaysia (untuk pramusim) dan dalam 10 lap saya terbang. Kemudian kami membuat kesalahan sehingga kami berlarut-larut dan itu membawa kami ke situasi ini,” pungkas Vinales.

Morbidelli Dijagokan Jack Miller Sebagai Kandidat Juara MotoGP 2021