Dovizioso Anggap Runner-up itu Sudah Seperti Juara

0
161

MotoGP | Sepakbola.id – Mantan Rider MotoGP Andrea Dovizioso tidak pernah memandang pencapaiannya merebut gelar juara MotoGP sebagai runner up sebuah kegagalan. Bahkan menurut dia Runner-up di MotoGP sendiri sudah seperti sebuah kemenangan, karena dia meraihnya dari lawan yang berat. Di MotoGP, Dovizioso diketahui hanya merebut status runner-up sebagai pencapaian terbaiknya. Hasil itu didapat The Little Dragon -julukan Dovizioso- sebanyak tiga kali pada musim 2017, 2018, dan 2019.

Dovizioso gagal merebut gelar juara karena kalah saing dari Marc Marquez yang tampil tangguh dengan motor balap Repsol Honda. Mengingat ketangguhan Marquez, Dovizioso pun tak merasa gagal menyadari fakta dirinya gagal memanfaatkan peluang besar merebut gelar juara di tiga musim beruntun.

Alih-alih merasa gagal, Dovizioso justru memandang pencapaiannya sebagai runner-up sebagai kesuksesan. Bahkan, hasil itu terasa setara dengan menjuarai MotoGP.

“Itu bergantung pada beberapa hal, saya bukan seseorang yang mencari alasan. Tetapi terkadang, Anda membutuhkan sedikit keberuntungan. Saya tidak menganggap tahun-tahun di mana saya finis kedua sebagai kehilangan gelar juara,” ujar Dovizioso, sebagaimana dikutip dari GP One, Jumat (15/1/2021).

“Marquez dan Honda lebih baik, tetapi ketika Anda memiliki tahun-tahun kompetitif melawan talenta seperti itu di Honda dan Anda adalah pembalap yang membuatnya bermasalah di lap terakhir serta berjuang untuk menang bersamanya, tempat kedua mungkin menjadi yang pertama,” lanjutnya.

“Saya melihatnya sebagai kemenangan dan bukan kekalahan. Saya tidak mengatakan ini untuk membenarkan diri sendiri,” tutur pembalap asal Italia itu.

Kini, Dovizioso sendiri telah memutuskan untuk vakum sejenak dari pentas MotoGP. Ia takkan menjalani balapan di MotoGP 2021 karena tak berlabuh ke tim mana pun.

Dovizioso yang memutuskan tak memperpanjang kontraknya dengan Ducati, menolak semua tawaran yang diterima pada musim 2020. Tetapi, ia optimis bisa comeback pada musim 2022.

Bos Repsol Honda Akui, Musim 2020 Tanpa Marquez Seperti Bencana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here