Joan Mir Masih Ingin Gunakan Nomor 36

0
875

MotoGP | Sepakbola.id – Joan Mir Juara dunia MotoGP 2020 akhirnya memutuskan untuk tetap menggunakan nomor motor 36 daripada nomor 1, karena juara memang berhak menggunakan nomor tersebut. Memakai nomor 1 jelas akan meningkatkan prestise seorang pembalap di hadapan rival-rivalnya. Tidak semua orang berhak menggunakan nomor tersebut. Sayangnya, ada semacam kutukan yang mengiringi pembalap pengguna nomor 1 itu.

Siapa pun pembalap yang memilih menggunakan nomor 1, hampir pasti tidak akan menjadi juara dunia pada musim berikutnya. Sepanjang satu dekade terakhir, hanya ada dua kesempatan di mana sang juara dunia menggunakan nomor 1.

Pembalap pertama adalah Jorge Lorenzo pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2011. Sayangnya, gelar juara dunia yang direbut pada 2010, gagal dipertahankan. Sosok kedua adalah Casey Stoner pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2012.

Lagi, pembalap asal Australia itu gagal mempertahankan gelar juara, bahkan memutuskan pensiun di akhir musim. Menariknya, dua pembalap yang bisa menjadi juara dunia beruntun, Valentino Rossi dan Marc Marquez, tidak pernah mau memakai nomor itu. Keduanya selalu memakai nomor 46 dan 93.

Nomor 46 selalu dipakai Valentino Rossi pada musim setelah dirinya menjadi juara dunia. Begitu juga dengan Marc Marquez yang setia dengan nomor 93. Sudah lama memang MotoGP tidak melihat nomor bernomor 1 di lintasan. Terakhir kali hal itu dilakukan Casey Stoner pada MotoGP 2012.

Jorge Lorenzo memang menjadi juara dunia lagi pada 2015. Akan tetapi, Por Fuera memutuskan tetap memakai nomor 99. Lantas, apakah Joan Mir takut dengan kutukan nomor 1? Tidak diketahui dengan pasti. Namun, ia punya alasan logis untuk itu.

“Menurut saya, akan sangat keren jika memakai nomor 1, sebuah pengalaman unik dan mimpi saya pribadi,” papar Joan Mir, sebagaimana dikutip dari Crash.

“Namun, saya yakin nomor 36 adalah nomor yang membawa saya hingga titik sekarang ini, menjadi juara dunia dua kali,” imbuh pria kelahiran Mallorca itu.

“Bukan berarti saya tidak akan memilih nomor 1 jika ini terjadi lagi di masa depan. Untuk saat ini, nomornya tetap 36. Nomor itu mewakili kerja keras dan cocok untuk saya,” aku mantan juara dunia Moto3 2017 tersebut.

Rossi Ternyata Pernah Dituduh Curang Oleh Gibernau, Begini Responnya Kala Itu