Meski Berbakat Marc Marquez Bukan Manusia Super

0
334

MotoGP | Sepakbola.id – Razlan Razali bos Petronas Yamaha mengakui bagaimana hebatnya talenta Marc Marquez, namun hal tersebut tidak membuat Marqeuz menjadi manusia super. Marquez naik ke MotoGP pada musim 2013. The Baby Alien -julukan Marquez- langsung membuat sensasi dengan menjadi debutan pertama yang langsung juara pada musim debutnya.

Setelah itu, langkah Marquez di MotoGP tidak terbendung. Pembalap berpaspor Spanyol itu total meraih enam gelar juara MotoGP sejak debut pada 2013 silam.

Marquez terakhir kali meraih gelar juara pada musim 2019. Dia dijagokan mempertahankan gelar juaranya di MotoGP 2020 karena masih merupakan pembalap terkuat dalam kejuaraan.

Namun, skenario Marquez mempertahankan gelar juara MotoGP tidak terjadi. The Baby Alien bernasib apes di balapan perdana MotoGP Spanyol 2020.

Marquez mengalami kecelakaan parah sehingga lengan kanannya patah. Cedera itu yang mengakhiri musim Marquez lebih cepat ketimbang para pembalap lainnya.

Gelar juara Marquez pun direbut pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir. Bagi Razali, kegagalan Marquez pada musim lalu membuktikan, bahwa The Baby Alien bukan manusia super.

Padahal, menurut Razali, talenta Marquez setara dengan legenda-legenda MotoGP, seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Casey Stoner. Tanpa cederanya Marquez, Mir mungkin akan kesulitan untuk menjuarai MotoGP 2020.

“Saya rasa Marc Marquez punya talenta luar biasa yang jarang ditemukan. Bisa dikatakan talentanya sejajar dengan Valentino Rossi, Jorgen Lorenzo, dan bahkan Casey Stoner,” kata Razali, dikutip dari Speedweek, Jumat (22/1/2021).

“Banyak yang menganggapnya layak manusia super. Akan tetapi, ketika di MotoGP Spanyol 2020, para fans melihatnya mengalami kecelakaan parah. Sayangnya, dia hanyalah manusia biasa,” tuturnya.

Tes Pramusim MotoGP 2021 Gak Jadi Di Malaysia, Bos Petronas Kecewa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here