Meski Punya Titel Juara Dunia, Performa Joan Mir Dirasa Masih Kurang Sempurna

0
124
Joan Mir

MotoGP | Sepakbola.id – Shinichi Sahara, Direktur dari Suzuki Ecstar memberikan komentar tentang performa pembalapnya yang meraih juara dunia MotoGP 2020 lalu. Menurutnya Mir masih belum terlalu sempurna dan bisa lebih baik lagi. Sebagaimana diketahui, Mir memang berhasil menjalani kampanyenya di MotoGP 2020 dengan performa luar biasa. Meski di awal kejuaraan dunia tahun ini, tidak ada satu pun pihak yang memprediksi bahwa Mir mampu menjuarai MotoGP 2020.

Hal tersebut memang tidak berlebihan, mengingat Mir sempat tampil kurang kompetitif pada tiga balapan perdana MotoGP 2020. Mir baru bisa menunjukkan tajinya sebagai calon juara dunia MotoGP 2020 ketika mengaspal di seri Austria.

Ya, dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring tersebut, Mir berhasil mengklaim podium kedua. Sejak saat itu, Mir pun mampu konsisten untuk bersaing memperebutkan podium demi podium di sejumlah balapan.

Bahkan Mir yang awalnya diprediksi bakal jadi pembalap pertama di MotoGP yang menjadi juara dunia tanpa meraih kemenangan berhasil finis pertama. Momen itu terjadi ketika Mir mengaspal di MotoGP Europa 2020 di Sirkuit Valencia.

Mir sendiri akhirnya mengunci gelar juara dunia musim ini ketika mengaspal di MotoGP Valencia 2020. Pada balapan tersebut Mir memang hanya mampu finis di posisi ketujuh, namun raihannya poin sudah tidak mungkin terkejar oleh pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli.

Sahara pun lantas memberikan komentar mengenai keberhasilan Mir menjuarai MotoGP 2020. Ya, Sahara menilai bahwa performa Mir saat menjuarai MotoGP 2020 memang sudah mengesankan. Namun ia yakin Mir sejatinya masih bisa tampil lebih baik di musim depan.

“Tentu versi terbaik Joan Mir masih akan datang. Ia masih berusia sangat muda, dan baru akan menjalani musim ketiga bersama kami,” jelas Sahara, sebagaimana dilaporkan oleh Motorsport Total, Senin (18/1/2021).

“Jadi masih terdapat ruang untuk memahami motor dan tim kami lebih jauh, serta untuk berkembang. Saya merasa bahwa setelah menjadi juara dunia, ia justru makin dewasa dan tahu cara mengendalikan tekanan,” imbuh pria berkebangsaan Jepang tersebut.

Ujian Suzuki Setelah Ditinggal Davide Brivio

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here