Tak Pernah Melawan Marc Marquez Merupakan Keberuntungan Bagi Jonathan Rea

0
611

MotoGP | Sepakbola.id – Pembalap bernama Jonathan Rea, memberikan pujian kepada Marc Marquez, rider Repsol Honda. Rea Mangaku beruntung karena tak pernah punya kesempatan untuk melawan Si Baby alien Itu. Sejak debut di kelas MotoGP pada 2013, Marquez memang langsung menjelma sebagai salah satu pembalap papan atas di kelas MotoGP. Bagaimana tidak, Marquez sendiri berhasil menjalani debutnya di kelas primer dengan menjadi juara dunia.

Terhitung, Marquez sendiri sejauh ini sudah mengoleksi 9 gelar juara dunia (1 Moto3, 1 Moto2, dan 6 MotoGP). Dengan usia yang cukup muda, yakni 27 tahun, banyak yang percaya bahwa Marquez masih punya kans besar jadi pembalap dengan catatan terbaik dalam sejarah MotoGP.

Meski begitu masih ada yang menaruh keraguan besar terhadap kualitas Marquez sebagai seorang pembalap profesional. Bahkan tidak sedikit yang menyebut keberhasilan Marquez tidak lepas dari ‘pelayanan’ Tim Honda kepadanya.

Ya, beberapa menyebutkan bahwa teknisi Tim Honda memang sengaja merakit motor yang dapat mempermudah Marquez meraih kemenangan demi kemenangan dalam sejumlah perlombaan. Mengenai hal tersebut eks pembalap senior Tim LCR Honda, Cal Crutchlow, sendiri membenarkannya.

Akan tetapi di luar semua itu, Marquez tetap menjadi salah satu pembalap tersukses yang pernah tampil di MotoGP. Dengan fakta itu, wajar apabila banyak yang menaruh kekaguman tinggi terhadap perjalanan karier Marquez.

Rea pun menjadi salah satu sosok yang berhasil dibuat terkesan dengan kualitas Marquez. Bahkan pembalap berkebangsaan Irlandia Utara itu mengaku beruntung tidak pernah berkesempatan menghadapi Marquez secara langsung di atas lintasan.

“Jujur, saya senang tidak melawan Marc! Kemampuannya melupakan limit sungguh bikin kagum. Ia selalu bisa lebih cepat dan cepat lagi. Kepercayaan dirinya tinggi, sementara rider lain mentok saat mencapai batas,” puji Rea, seperti disadur dari Motorsport Total, Rabu (30/12/2020).

“Mereka semua mempunyai kemampuan untuk memblok mental, tapi Marc bisa terus melaju. Kemampuan teknis Marc sungguh menakjubkan: ia bisa melakukannya baik saat motornya oke maupun buruk,” sambung pembalap berusia 33 tahun tersebut.

“Jelas ia tak selalu mempunyai motor terbaik, namun ia selalu bisa menang. Bagaimana bisa ia nyaris jatuh dan terseret 20 meter, tapi masih bisa berpegangan pada motor? Anda sudah bisa bilang ia salah satu pembalap terhebat,” tuntasnya.

Mau Turunkan Dovizioso Di MotoGP 2021, Repsol Honda Kena Larangan, Kenapa ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here