Berita MotoGP – MotoGP Prancis 2020 bukan harinya si Fabio Quartararo Dari Petronas Yamaha, dia memang tampil buruk di race basah. Namun di race berikutnya yakni MotoGP Aragon dia berjanji bakal tampil lebih baik. Quartararo memulai balapan MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti Le Mans, Minggu (11/10/2020), di posisi paling depan. Menjelang race dimulai, hujan turun dan membasahi lintasan.

Trek yang basah rupanya mempengaruhi performa Quartararo. Alih-alih memimpin balapan, dia justru tercecer di posisi tengah. Rider tim Petronas Yamaha tersebut mengakhiri race di urutan kesembilan, sementara podium pertama sukses diraih Danilo Petrucci.

Meski gagal merebut podium di MotoGP Prancis, tapi Fabio Quartararo masih belum tergoyahkan di puncak klasemen sementara MotoGP. Dia kini mengumpulkan 115 poin, unggul 10 angka dari Joan Mir di posisi kedua, serta 18 poin dari Andrea Dovizioso di urutan ketiga.

Hasil buruk di Le Mans justru menjadi motivasi buat Quartararo untuk bisa memenangkan balapan di seri MotoGP Aragon, Minggu (18/10). Rider 21 tahun itu pun optimis dapat meraih hasil terbaik, demi menjaga asanya merebut titel juara MotoGP 2020.

“Kami berada dalam posisi bagus, kami tidak perlu harus mengganti apa pun pada motornya. Ini trek yang mungkin agak sulit bagi kami, tapi kami memiliki motivasi tambahan untuk berjuang demi hasil yang mantap,” kata Quartararo, dikutip dari Speedweek.

“Kami berjuang untuk gelar juara dunia dan telah berhasil memperlebar keunggulan kami dalam kondisi yang sulit. Saya pikir kami bisa melakukannya dengan sangat baik lagi akhir pekan ini,” dia menambahkan.

“Pertama-tama, ini soal menikmati lagi motor yang dikendarai. Lalu kami akan melihat bagaimana kami dapat membuat akhir pekan ini menjadi balapan Grand Prix yang luar biasa buat kami, sembari melihat kondisi apa yang akan kami temukan,” ujar Fabio Quartararo menjelang seri MotoGP Aragon.

Jadwal MotoGP Aragon 2020, Apakah Honda Mampu Berbicara Lagi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here