Berita MotoGP – Rider Monster Energy Yamaha Maverick Vinales cuman bisa finihs diposisi ketujuh di Seri MotoGP Teruel 2020. Namun dengan hasil tersebut dia tetap senang karena bisa mengasapi calon rekannya Fabio Quartararo. Vinales sedianya mengawali race di Motorland Aragon, Minggu (25/10/2020) dari posisi keempat. Namun, rider-rider Yamaha cukup kesulitan di seri ke-11 MotoGP 2020 ini.

Meski rider Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, bisa keluar menjadi juara, rider Yamaha lainnya tetap kesulitan. Vinales cuma finis di posisi 7, diikuti Fabio Quartararo di peringkat delapan.

Hasil itu membuat Vinales cukup puas. Meski motornya terkendala masalah ban, dirinya memang menargetkan bisa mengalahkan Quartararo, yang menjadi rider tercepat Yamaha sejauh ini.

“Saya juga tidak mengerti. Ketika tidak ada grip, tidak ada tenaga dan motor tidak berjalan. Anda harus tanyakan itu kepada Massimo Meregalli (manajer Yamaha),” kata Vinales, dilansir Marca.

“Saya melakukan semuanya dengan sama: mengerem, akselerasi, bahkan melakukannya dengan lebih baik, lebih banyak pelumas. Tapi, saya tidak membelokkan apa pun. Saya tidak ingin mengeluh karena itu motor yang kami miliki dan dengan itu kami harus mengeluarkannya.

‘Tapi, saya puas karena kami berada di depan rival terbesar kami, Fabio. Dan cuma itu saja,” katanya.

Kini, Vinales masih berada di peringkat ketiga klasemen MotoGP dengan 118 poin, di bawah Joan Mir (137) dan Quartararo (123).

Resep Sangar Morbidelli Bisa Menangi MotoGP Teruel 2020, Dia Sarapan Dinamit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here