Lagi, Dovizioso Curhat Kenangan Buruk Bareng Ducati

0
773

MotoGP | Sepakbola.id – Akhir musim MotoGP 2020, menjadi akhir cerita Dovizioso bersama Ducati. Rider gaek tersebut memilih untuk berpisah dengan pabrikan asal Italia tersebut setelah tidak menemukan titik terang masalah negosiasi kontrak. Keputusan yang terbilang mendadak itu membuat Dovizioso terpaksa memilih untuk vakum sepanjang musim 2021 nanti. Menarik ke belakang mengenai kariernya di Ducati, Dovizioso sempat menceritakan kenangan buruknya bersama pabrikan Bogro Panigale.

“Saya tak pernah merasa dihargai sampai akhirnya tahun-tahun yang baik di Ducati terjadi. Berkat pendekatan saya pada kompetisi, saya pun selalu meraih poin dalam diam,” ujar Dovizioso seperti dilansir dari laman Marca, Senin (28/12/2020).

“Jika Anda lihat karier saya, saya nyaris selalu masuk peringkat lima besar,” ujar mantan rekan satu tim Danilo Petrucci tersebut.

Dovizioso memang belum merasakan gelar juara di kelas utama MotoGP. Meski demikian, bukan berarti perjalanan karier Desmodovi bisa dikatakan buruk.

Sebaliknya, pada beberapa musim terakhir atau tepatnya sejak 2016 ia muncul sebagai penantang kuat gelar juara. Pada 2017 hingga 2019 Dovizioso juga konsisten mengakhiri musim sebagai runner-up.

“Saya selalu di depan. Tapi jika Anda tak punya performa yang meledak-ledak, kebanyakan jurnalis tak melihat Anda, dan takkan mengeksposnya. Tapi di Ducati, kerja keras saya akhirnya lebih disorot. Saya jadi lebih sering ‘terlihat’, dan bahkan orang yang tadinya tak melihat saya kini jadi menghargai saya,” lanjut Dovizioso.

Dovizioso sendiri mengaku senang karena akhirnya bisa unjuk gigi dan menunjukkan potensinya yang sesungguhnya selama beberapa tahun terakhir. Meski tahun depan vakum dan belum diketahui apakah bisa kembali pada 2022, Dovizioso tetap bangga dengan perjalanan kariernya di MotoGP.

“Tadinya saya tak merasa terlalu dihargai, dan saya tak terlalu paham alasannya. Tapi pada akhirnya, saya yakin bahwa ‘Dovizioso yang sebenarnya’ telah terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Jadi, saya rasa saya tak perlu merasa frustrasi soal karier saya,” pungkasnya.

Target Valentino Rossi Di MotoGP 2021, Bikin Petronas Yamaha Semakin Garang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here