Berita MotoGP – Ajang MotoGP Teruel 2020 akan segera dimulai MInggu Ini, salah satu kandidat juara Fabio Quartararo tampaknya tak mau terbebani dengan titel salah satu calon jawara. Dia hanya ingin main lepas.Saat ini Quartararo baru menjalani musim keduanya di MotoGP, setelah naik dari Moto2 pada 2019. Setelah berhasil naik podium 7 kali sebagai rookie di musim lalu, ia akhirnya meraih kemenangan di tiga dari sepuluh seri belapan yang sudah dilalui musim ini.

Hasil itu berperan besar membawa Quartararo menuju persaingan gelar juara. Sepanjang musim, ia pun dominan di puncak klasemen pebalap, meski performanya naik turun. Namun hasil pekan lalu di MotoGP Aragon, di mana ia gagal meraih poin, membuatnya digusur Joan Mir dari posisi teratas.

Saat ini, balapan tinggal menyisakan 4 seri. Quartararo yang sudah mengumpulkan 115 poin duduk di posisi kedua klasemen, tertinggal 6 angka dari Mir. Melihat peluang juara di musim ini, ia tak mau ambil pusing.

Quartararo tentu saja ingin menjadi juara dunia. Namun rider Petronas Yamaha SRT itu tak masalah bila gagal meraihnya di akhir musim, mengingat ini baru musim keduanya dan ia pun masih 21 tahun.

“Saya sih nothing to lose saja,” ujar Quartararo, dikutip Crash.

“Sewaktu saya naik dari Moto2 tahun lalu, kalau ada yang bilang bahwa saya akan berada di posisi sekarang di tahun kedua saya di MotoGP bersama tim yang baru muncul tahun lalu, dan kondisinya masih menyisakan 4 balapan lagi, saya pasti mau langsung bergabung.”

“Saya akan tampil sebaik mungkin. Saya pikir kami punya potensi untuk terus bertarung, kami tak akan menyerah. Trek ini (Sirkuit Aragon) cukup sulit buat kami, tapi kami tahu di Portimao dan Valencia nanti kami akan luar biasa.”

“Saya akan tampil 100 persen untuk balapan kali ini dan kami akan melakukannya sampai saat-saat terakhir,” jelas pemuda asal Prancis itu.

Mandalika Racing Team Indonesia, Nama Yang Bakal Digunakan Tim Dari Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here