Berita MotoGP – Alex Marquez saat ini terhitung menjadi rider yang memiliki tekanan paling tinggi, sebagai rookie dia harus ditinggalkan sang kakak karena cedera di Repsol Honda. Tentu saja di jadi satu – satunya tumpuan dan harapan Repsol Honda musim ini.

Situasi ini jelas cukup menyulitkan Alex mengingat MotoGP 2020 sendiri merupakan musim perdananya di kelas utama. Akan tetapi, meski sempat mendapat banyak kritik karena penampilannya di bawah ekspektasi, juara dunia Moto2 2019 itu kini perlahan membuktikan kualitasnya.

Saat ini, Alex Marquez tengah menjadi buah bibir berkat hasil positif yang diraihnya pada seri Prancis dan Aragon dua pekan berturut-turut kemarin. Rider asal Spanyol itu berhasil finis di peringkat kedua pada dua seri balapan tersebut.

Terbaru, Juara Dunia Moto2 2019 itu menunjukkan aksinya tersebut di Sirkuit Aragon, akhir pekan kemarin. Hebatnya lagi, Alex meraih pencapaian tersebut meski start dari posisi yang kurang menguntungkan yakni urutan ke-11.

“Baik atau buruk, tergantung cara melihatnya. Jika Marc ada, ia bisa meringankan beban saya, karena ia yang selama ini memikul tim, dan ia juga yang mengatur level performa dan hasil tim,” ujar Alex Marquez seperti dilansir dari laman Motorsport, Jumat (23/10/2020).

“Saat hasil baik tak diraih pabrikan sebesar Honda, Anda merasakan beban besar dalam meraih kemajuan,” sambungnya.

MotoGP Musim 2021 Alex Marquez Bakal Duet Bareng Takaaki Nakagami Di LCR Honda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here