Berita MotoGP – Pol Espargaro musim depan sudah tidak berseragam KTM Red Bull lagi dan lebih memilih untuk pindah ke Honda racing Corporation. Banyak orang menanyakan kenapa dia sampai pindah ke pabrikan asli Jepang tersebut. Seperti diketahui, Pol Espargaro resmi direkrut HRC hanya beberapa hari jelang seri perdana MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, pertengahan Juli lalu untuk musim depan. Pria yang akrab disapa Polyccio itu akan menjadi rekan setim bagi juara dunia Marc Marquez, sekaligus menggeser posisi Alex Marquez ke LCR Honda.

Keputusan menerima pinangan HRC itu cukup membingungkan. Sebab, KTM Red Bull begitu mengandalkan referensi Pol Espargaro dalam mengembangkan motor. Belum lagi, motor RC16 perlahan mulai kompetitif.

Untuk saat ini, Pol Espargaro enggan memikirkan terlalu jauh soal keputusan hengkang ke Repsol Honda. Pria berusia 29 tahun itu mengakui, tawaran dari HRC sungguh menggiurkan dan semua pembalap pasti menginginkannya.

“Itu adalah keputusan yang diambil sebelum awal musim. Saya mengambilnya karena itu adalah kesempatan yang hebat. Sebagian besar pembalap menginginkan kesempatan itu. Ketika saya melihatnya di depan mata, saya tidak bisa menolak,” ujar Pol Espargaro, melansir dari Crash, Sabtu (14/11/2020).

“Saya benar-benar tidak sabar untuk mengakhiri tahun ini dalam bentuk terbaik dan memulai petualangan musim depan bersama pembalap terbaik di dunia pada level terbaik, dengan motor terbaik di dunia. Jadi, akan menyenangkan bercermin memakai seragam Honda,” imbuh adik dari Aleix Espargaro tersebut.

Cegah Kasus Doping Seperti Iannone, Tes Doping Semakin Gencar Dilakukan

Kiprah Pol Espargaro bersama KTM sebetulnya tidak buruk-buruk amat. Sejak bergabung pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2017, pabrikan asal Austria itu terus mengalami peningkatan. Ia tercatat mampu lima kali naik podium bersama motor RC16 sejak 2017-2020.

Pesatnya peningkatan KTM tersebut justru berbanding terbalik dengan Honda pada MotoGP 2020. Pabrikan berlogo sayap itu hanya mampu mengantarkan pembalapnya dua kali naik podium lewat Alex Marquez.

Satu catatan penting bagi Pol Espargaro, Honda seakan menjadi kuburan pembalap sejak kedatangan Marc Marquez. Kiprah ciamik The Baby Alien gagal diimbangi oleh rekan duetnya. Bahkan, pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2018, Dani Pedrosa memutuskan pensiun.

Selepas Dani Pedrosa, Repsol Honda merekrut Jorge Lorenzo. Harapan yang tinggi itu tidak terwujud. Por Fuera juga malah memutuskan pensiun pada akhir Kejuaraan Dunia MotoGP 2019. Menarik untuk melihat kiprah Pol Espargaro kelak.

Puas Dengan Pilihan Sendiri, Vinales Bangga Dengan hasil Latihan MotoGP Valencia 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here