Joan Mir

MotoGP – Pebalap veteran asal Italia, Valentino Rossi, memuji pencapaian Joan Mir yang mampu mejuarai MotoGP saat baru memasuki musim kedua di kelas premier. Joan Mir untuk pertama kali tampil di kelas MotoGP pada musim 2019, bersama tim Suzuki Ecstar.

Dia mengakhiri musim pertamanya dengan finis di peringkat ke-12 klasemen MotoGP. Kala itu, Joan Mir mengoleksi 92 poin tanpa meraih podium. Memasuki musim kedua di kelas MotoGP, dia menunjukkan peningkatan pesat.

Pebalap asal Spanyol itu sejatinya kurang mulus dalam mengawali musim 2020. Dia gagal mencapai finis pada seri pembuka yang berlangsung di Sirkut Jerez, Spanyol. Namun, Joan Mir mampu bangkit dan terus tampil konsisten setelah itu.

Seusai gagal pada seri pertama, Joan Mir meraih tujuh podium dengan satu di antaranya berstatus sebagai pemenang balapan. Dengan tambahan poin di luar podium, dia kini dipastikan menjuarai MotoGP 2020 dengan koleksi 171 poin.

Raihan poin Joan Mir tak mungkin terkejar oleh pesaing terdekatnya, Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) yang menempati peringkat kedua dengan selisih 29 poin.

Joan Mir pun mengukir beberapa pencapaian impresif berkat keberhasilan ini. Dia menempati peringkat ketujuh dalam daftar pebalap termuda yang menjuarai kelas premier. Joan Mir meraih juara saat masih berusia 23 tahun 75 hari.

Dia mengalahkan pencapaian Jorge Lorenzo yang berusia 23 tahun 159 hari saat meraih juara dunia MotoGP. Selain itu, dia menjadi pebalap asal Spanyol keempat yang menjadi juara dunia MotoGP setelah Alex Criville (1 kali), Jorge Lorenzo (3), dan Marc Marquez (6).

Impresifnya, dia meraih pencapaian itu saat baru memasuki musim kedua di kelas premier. Hal itulah yang kemudian menarik perhatian Valentino Rossi selaku pebalap paling senior di kelas MotoGP saat ini. Dalam ucapan selamatnya kepada Joan Mir, Rossi menyebut pencapaian itu langka.

Menurutnya, hanya sebagian kecil pebalap yang mampu menjuarai MotoGP pada musim kedua. “Saya ingin memberi selamat kepada Mir.

Pertama, karena dia memenangi kejuaraan dunia pada musim kedua. Pencapaian itu bukan untuk semua orang, hanya untuk sejumlah kecil pebalap dalam sejarah,” kata Rossi, dikutip dari Paddock-GP.

“Hanya sedikit yang memenangi kejuaraan di level tertinggi (kelas MotoGP) pada musim kedua,” tutur Rossi menegaskan.

Rossi juga memuji Joan Mir yang mampu menjaga konsistensi meski tergolong pebalap muda. “Dia sangat muda tetapi tidak membuat kesalahan apa pun dan selalu konsisten pada saat-saat penting, dia juga cepat,” ujar Rossi.

“Saya pikir, dia sangat pantas mendapatkan gelar ini karena bersama Suzuki, mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa. Motornya bekerja dengan sangat baik,” imbuh pebalap berusia 41 tahun tersebut.

Adapun Rossi kini menempati peringkat ke-15 klasemen MotoGP dengan raihan 62 poin. Dia masih bisa memperbaiki peringkat pada seri terakhir musim ini, MotoGP Portugal, yang dijadwalkan berlangsung di Sirkut Algarve, 20-22 November 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here