Pelatih Red Star Belgrade Dejan Stankovic bangga dengan perjuangan timnya meski tersingkir dari Liga Europa

0
381
Red Star

Liga Europa – Milan tertahan 1-1 oleh Red Star Belgrade pada leg kedua babak 32 besar Liga Europa, Jumat (26/2/2021) dini hari WIB. Rossoneri unggul terlebih dulu lewat penalti Franck Kessie di menit ke-9.

Red Star mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-24 lewat Ben Nabouhane. Juara Serbia ini kemudian harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-70 akibat Milan Gobeljic mendapat kartu merah. Namun, Milan gagal memanfaatkan situasi ini.

Hasil imbang di San Siro sudah cukup mengantar Milan lolos ke babak 16 besar. Il Diavolo menyingkirkan Red Star berkat agresivitas gol tandang setelah agregat sama kuat 3-3.

Meski timnya tersingkir, pelatih Red Star, Dejan Stankovic, memuji performa anak asuhannya yang mampu merepotkan Milan. Mereka tak hanya mampu menyulitkan Milan di leg kedua tapi juga saat di leg pertama.

Pada leg pertama di kandang Red Star, Milan juga gagal meraih kemenangan melawan 10 pemain Red Star. Saat itu, kedua tim bermain imbang 2-2. Red Star sendiri di leg pertama kehilangan Milan Rodic yang di kartu merah pada menit ke-77.

“Anak asuhan saya menunjukkan keberanian, keyakinan dan bahkan mereka selama 60 menit melalui dua leg melawan Milan dengan 10 pemain. Kami mampu melakukannya dengan baik,” ujar Stankovic dikutip dari Football Italia.

“Saya tidak menangis, karena saya tahu bagaimana kami bekerja, saya tahu apa yang kami lakukan selama 180 menit. Saya mengatakan bangga dengan para pemain. Ini bukanlah pernyataan yang bersikap merendahkan,” jelasnya.