Messi

Liga Inggris – Musim ini bisa disebut sebagai musim terberat Messi di Barca. Dia sempat memberontak pergi tapi gagal, dan akhirnya dia pun harus menghadapi era baru di bawah Ronald Koeman.

Suarez, di sisi lain, jadi korban revolusi tersebut, dia dibuang ke Atletico Madrid. Tentu Messi-lah yang paling terdampak, bertahun-tahun Suarez jadi rekan paling ideal baginya.

Terbukti, torehan gol Messi musim ini merosot drastis. Sang superstar belum mencetak gol dari open play di La Liga, hanya dari titik putih.

Suarez memahami posisi Messi, dia pun masih sering bicara dengan sahabatnya itu. Namun, ternyata mereka jarang membicarakan sepak bola ketika bertemu, justru banyak menyinggung hal-hal lain.

“Kami sering berbicara, benar, tapi sejujurnya kami membicarakan kehidupan kami. Kami berdua baru saja merayakan ulang tahun anak-anak kami,” ujar Suarez kepada Marca.

“Kami bicara soal kehidupan, soal virus, dan soal segala hal, tapi sangat sedikit soal sepak bola.”

“Kami lebih mengkhawatirkan keluarga kami daripada apa yang terjadi di sepak bola,” imbuhnya. Messi pun sebenarnya tidak bisa disalahkan atas kesulitannya mencetak gol. Dia tengah beradaptasi dengan peran baru dan gaya bermain baru di bawah Ronald Koeman.

Messi masih penting, tapi dia bukan lagi aktor utama permainan Barcelona. Koeman dengan berani mengalihkan beban pada pemain-pemain lain seperti Philippe Coutinho dan Ansu Fati.

Sayangnya, Barca akan menghadapi masa-masa sulit usai jeda internasional nanti. Ansu Fati dipastikan cedera panjang, Coutinho belum pulih betul.

Mau tak mau, Koeman mungkin akan kembali mengharapkan keajaiban Messi dalam pertandingan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here