Berita Liga Inggris – Pertandingan antara Juara dan tim Promosi Liverpool Vs Leeds United begitu menegangkan, sang Juara Liverpool dianggap memiliki pertahanan yang lemah dalam meredam serangan Leeds united. Namun Sang Manajer Juergen Klopp tak terlalu risau dengan kondisi tersebut.

Liverpool harus bersusah payah mengalahkan Leeds United di Anfield pada pekan pertama Liga Inggris 2020/2021, Minggu (13/9/2020) dini hari WIB. Sempat saling berbalas gol The Reds akhirnya menang 4-3.

Mohammed Salah menjadi bintang kemenangan Liverpool di laga ini dengan torehan hat-tricknya. Sementara, satu gol tuan rumah lainnya di buat oleh Virgil van Dijk.

Leeds mampu mengemas tiga gol melalui torehan dari Jack Harrison, Patrick Bramford dan Mateusz Klich. Pasukan Marcelo Bielsa mampu mencetak tiga gol hanya dari tiga kesempatan tembakan ke arah gawang yang mereka miliki.

Hal tersebut membuat lini belakang Liverpool mendapat banyak sorotan. Kuartet lini belakang Si Merah yang dihuni Trent Alexander-Arnold, Virgin van Dijk, Joe Gomez dan Andrew Robertson kerap kali kurang baik dalam melakukan koordinasi, terutama saat mengantisipasi umpan panjang The Peacoks.

Barisan bertahan Liverpool juga minim usaha untuk menghentikan tusukan para pemain Leeds. Dikutip WhoScored, empat pemain belakang Liverpool hanya mencatatkan satu kali tekel sukses yaitu yang dilakukan oleh Joe Gomez.

Melihat kondisi ini, Klopp justru mengaku tak terlalu risau. Ia menilai bahwa lini belakangnya kerepotan karena Leeds memang tampil sangat baik di laga ini.

“Saya tidak benar-benar melihat kami kesulitan dalam bertahan, Itu terjadi akibat gaya bermain mereka. Anda tak bisa terus bertahan dalam kondisi 100 persen sepanjang waktu,” ujar Klopp dikutip dari situs resmi Liverpool.

“Gol pertama ke gawang kami karena kedua full-back di belakang dari bek tengah. Itu tak boleh terjadi tapi butuh lawan yang jeli memanfaatkan situasi itu.”

“Gol kedua menurut saya karena kesalahan komunikasi antara Virgil dan Ali. Hal-hal seperti ini bisa saja terjadi. Gol yang ketiga lahir saat kami mengganti Jordan Henderson.”

“Itu berasal dari lemparan ke dalam, formasi kami tidak berubah dan kami tidak menutup ruang dengan baik. Jadi, sekali lagi untuk memanfaatkan momentum itu butuh skema dan keberanian yang seperti dimiliki Leeds,” jelas mantan pelatih Borussia Dortmund ini.

Liverpool Vs Leeds, Hat-Trick Salah Antar Liverpool Menang 4-3

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here