Berita MotoGP – Maverick Vinales apes ketika MotoGP Styria 2020 kemarin, Rider Utama Ducati Andrea Dovizioso mengomentari masalah yagn dialami Vinales yakni problem pada rem. Italiano itu menegaskan problem itu tak akan terjadi dengan komponen motor terbaik.
Rider Yamaha, Vinales, gagal finis di MotoGP Styria akhir pekan lalu. Rem pada motornya mengalami malfungsi hingga memaksa pebalap Spanyol itu menjatuhkan diri agar terhindar dari bahaya.

Motor Vinales sampai terbakar, dampaknya bendera merah pun dikibarkan. Balapan sempat berhenti beberapa saat sebelum menyelesaikan 12 lap sisa.

Dengan laju motor MotoGP yang bisa menembus 300 km/jam, rem menjadi bagian penting. Suhu cakram rem motor bisa mencapai 800 derajat celsius saat dipakai beradu cepat di lintasan.

Brembo, selaku penyedia komponen rem MotoGP, bisa menjadi kambing hitam. Tapi, teknisi mereka sudah memberi saran untuk memakai komponen baru untuk balapan di MotoGP Styria.

Vinales menepikan saran itu dengan memakai komponen lama hingga mengalami masalah rem. Dovizioso pun memberi komentar mengenai masalah pada YZR-M1 tunggangan Vinales.

“Di Ducati, kami selalu sangat baik di lintasan ini. Kami terlihat mempunyai kontribusi untuk pengembangan rem karena gaya membalap saya. Saya sangat mengandalkan pengereman,” kata Dovizioso di GP One.

“Saya selalu mempunyai material terbaik dan tak pernah mempunyai masalah. Setiap motor mempunyai kebutuhan rem yang berbeda dan mungkin itu hal yang tak disiapkan pabrikan lain dengan yang terbaru dan mempunyai masalah yang lebih besar.”

“Sebagai contoh, Honda sering menggunakan cakram yang lebih kecil karena mereka tak membutuhkan yang lebih besar dan semua hal yang tak dibutuhkan ya tak digunakan. Bagaimanapun, masih ada kesempatan untuk lebih baik,” kata pebalap 34 tahun itu menambahkan,

Performa Fabio Quartararo Semakin Menurun, Ada Apa Sob ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here