Berita MotoGP – Rider utama dari tim Monster Energy Yamaha Valentino Rossi gagal mencapai garis Finish ketika membalap di negaranya sendiri dalam seri MotoGP Emilia Romagna. Menurut Rossi Yamaha masih memiliki masalah sama belum terselesaikan.

Pada balapan seri sebelumnya, MotoGP San Marino 2020 yang dilangsungkan di sirkuit yang sama, Rossi sebenarnya menampilkan performa hebat. Ia mampu bersaing di jajaran depan dan mengakhiri balapan pada posisi keempat.

Meski begitu, ia merasa bahwa cengkeraman yang dimiliki motor balapnya masih kurang oke. Maka dari itu, jelang dilangsungkannya MotoGP Emilia Romagna 2020, Rossi dan timnya pun melakukan berbagai pembenahan untuk mengatasi masalah cengkeraman tersebut.

Diakui oleh Rossi bahwa pada awalnya perbaikan yang dilakukan timnya membuatnya merasa lebih nyaman dengan motor. Akan tetapi, ketika hari balapan tiba, pembalap berjuluk The Doctor itu justru merasa kehilangan feeling.

Saat balapan digelar, Rossi mengalami kecelakaan pada lap kedua. Meski kemudian ia mencoba bangkit dan melanjutkan balapan, namun pada lap ke-17 The Doctor memutuskan untuk kembali ke garasi lantaran motornya memiliki masalah.

“(Sebelum balapan MotoGP Emilia Romagna 2020) kami mencoba meningkatkan cengkeraman dalam akselerasi, cengkeraman belakang dalam akselerasi karena itu bukan poin kuat kami,” beber Rossi, mengutip dari Motorsport, Selasa (22/9/2020).

“Jadi, kami mencoba beberapa hal yang berbeda dan sepertinya (pada hari Sabtu) saya tidak terlalu buruk. Tetapi, (pada hari Minggu) sudah sejak pagi saya sedikit menderita, terutama dengan tergelincir dan degradasi di bagian belakang,” jelasnya.

“Sayangnya, dalam balapan saya hanya bertahan selama satu setengah lap. Jadi saya tidak tahu persis potensi saya. Tapi minggu lalu (di MotoGP San Marino 2020) saya merasa lebih kompetitif,” tukas The Doctor.

Lantaran gagal menyelesaikan balapan MotoGP Emilia Romagna 2020, posisi Rossi di papan klasemen pun melorot hingga menempati urutan kesembilan. Juara dunia sembilan kali itu tertinggal 26 poin dari Andrea Dovizioso yang menjadi pemuncak klasemen.

Secara matematis, Rossi masih sangat mungkin mengudeta Dovizioso karena masih ada tujuh seri tersisa. Hanya saja, The Doctor dituntut untuk bisa terus tampil konsisten di jajaran depan jika ingin memenangkan gelar juara ke-10-nya.

Masalah Ducati Dan Dovizioso Bertambah Di Bagian Pengereman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here