Berita MotoGP – Alex Marquez rider Repsol Honda mengeluarkan komentar perihal semakin ketatnya persaingan di MotoGP musim 2020. Dia mengaku bingung memberikan prediksi siapa yang bakal menang di seriap serinya. Sebagaimana diketahui, persaingan ketat memang tersaji di MotoGP 2020. Pasalnya hingga MotoGP 2020 menyisahkan tiga balapan lagi, masih terdapat empat pembalap yang berpeluang besar menjadi juara dunia.

Keempat pembalap tersebut adalah Joan Mir (Tim Suzuki Ecstar), Fabio Quartararo (Tim Petronas Yamaha SRT), Maverick Vinales (Tim Monster Energy Yamaha) serta Franco Morbidelli (Tim Petronas Yamaha SRT).

Beberapa pengamat pun memprediksi bahwa persaingan ketat antara keempat pembalap tersebut bakal terus tersaji hingga balapan pamungkas MotoGP 2020 di Portugal. Terlebih keempatnya memang sama-sama menunjukkan performa mengesankan sejauh ini.

Alex pun berkesempatan untuk memberikan prediksinya soal siapa pembalap yang paling layak menjuarai MotoGP. Alex sendiri mengaku sangat bingung harus menjawab pertanyaan tersebut. Sebab menurutnya seluruh pembalap di papan atas saat ini sangat layak menjuarai MotoGP 2020.

“Semua pembalap papan atas saya rasa layak mendapatkan gelar dunia. Mereka semua telah bekerja sebaik mungkin untuk dapat segala kans terbaik. Musim ini memang tak biasa, berbeda, apa pun itu,” jelas Alex, seperti disadur dari Marca, Rabu (28/10/2020).

“Saya pun tak bisa menyatakan siapa yang lebih layak jadi juara karena semua sudah bekerja keras siang-malam. Ini bukanlah musim di mana seseorang membuat patokan hasil seperti musim-musim yang normal,” sambung pembalap asal Spanyol itu.

“Jadi, sulit untuk mengatakan siapa yang bakal juara dunia. Namun, saya rasa Suzuki dan Joan punya peluang lebih besar, apalagi jika mereka terus tampil sangat baik. Saya merasa bahwa hanya waktu yang bisa menjawabnya.”

“Seorang juara hebat tak bisa dilihat dalam satu tahun saja, melainkan bertahun-tahun, karena kita harus lihat apakah ia bisa mengulang prestasi itu. Itulah yang menurut saya ‘juara hebat’ atau pembalap yang mengungguli semua rivalnya, karena punya gaya sendiri.”

“Saya bisa memahami kata-kata (Ayrton) Senna, tapi saya tak 100% sepakat, meski biasanya saya sepakat dengan semua pepatah Senna yang saya baca. Tapi saya rasa seorang juara hebat adalah pembalap yang bisa membuktikannya tahun demi tahun, dan tak bisa dilihat dari satu musim yang spesifik,” tutupnya.

Marc Marquez Absen, MotoGP Kok Jadi Seru Ya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here