Stefano Pioli mengaku ia tak akan mengulang kesalahan dengan memuji anak-anak asuhnya jelang duel

0
585
Stefano Pioli

Liga Italia – Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengaku ia tak akan mengulang kesalahan dengan memuji anak-anak asuhnya jelang duel lawan Red Star Belgrade karena pujian itu membuat Rossoneri kalah dari Spezia.

Milan baru saja melakoni tiga laga terakhirnya dengan hanya memetik satu poin saja. Dua laga di Serie A berakhir dengan kekalahan sementara di Liga Europa mereka cuma bisa main imbang.

Di liga, Milan kalah dari Spezia. Saat itu Rossoneri secara mengejutkan dijegal dengan skor 2-0.

Kekalahan itu kemudian merembet ke laga mereka berikutnya di pentas Serie A. Mereka kalah lagi melawan Inter Milan, kali ini dengan skor lebih besar, 3-0.

Kini AC Milan akan berhadapan lagi dengan Red Star Belgrade di leg kedua babak 32 besar Liga Europa. Rossoneri tentu mengincar kemenangan sebagai pelampiasan atas kekalahan dari Spezia dan Inter Milan.

Jelang laga tersebut, Stefano Pioli tampaknya sudah tahu kesalahan yang ia lakukan hingga akhirnya membuat Milan meraih kekalahan saat jumpa Spezia. Saat itu ia mengaku memuji anak-anak asuhnya sebelum pertandingan.

“Saya tidak akan mengatakan apa-apa tentang pertandingan pagi ini dalam latihan. Sebelum pertandingan Spezia, saya mengatakan kami telah berlatih dengan baik dan kemudian kami tahu bagaimana hasilnya,” ucapnya seperti dilansir Football Italia.

“Kami harus membuktikannya di lapangan,” tegas Pioli.

Stefano Pioli kemudian memberikan update terkait kondisi dua gelandangnya, Ismael Bennacer dan Franck Kessie. Ia mengatakan Bennacer masih akan absen namun Kessi dalam kondisi baik-baik saja dan bisa main saat AC Milan berduel lawan Red Star Belgrade nanti.

“Bennacer tidak kambuh lagi. Untuk minggu ini, ia tidak akan bekerja dengan tim. Kami berharap ia segera kembali,” serunya.

“Kessie baik-baik saja. Ia tersedia untuk Besok. Lalu kita akan lihat pilihan apa yang harus diambil,” terangnya.

Di leg pertama lalu, AC Milan hanya bisa bermain imbang 2-2 lawan Red Star Belgrade. Rossoneri sejatinya nyaris menang namun gawang mereka kebobolan pada menit ke-90+3 melalui tandukan Milan Pavkov dari situasi sepak pojok.