Berita MotoGP – Bos Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali. Memberikan komentar tentang performa ridernya Fabio Quartararo dalam dua balapan terakhir. Razlan Mengaku sedih dan kecewa ketika Quartararo gagal menyelesaikan balapan di MotoGP Teruel 2020.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Aragon, pada akhir pekan kemarin tersebut, Quartararo memang menampilkan performa yang kurang begitu menjanjikan. Start dari urutan keenam, Quartararo nampak begitu sulit untuk bisa melewati pembalap yang berada di depannya.

Lap demi lap berlalu di MotoGP Teruel 2020, posisi Quartararo justru harus merosot ke urutan delapan hingga balapan berakhir. Ini pun menjadi ketiga kalinya secara beruntun Quartararo harus finis di luar tiga besar di MotoGP 2020.

Padahal, Quartararo sejatinya sangat butuh untuk bisa menyelesaikan balapan di MotoGP Teruel 2020 dengan menempati posisi terbaik. Pasalnya, Quartararo sendiri saat ini tengah bersaing ketat dengan pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir, untuk menjadi juara dunia MotoGP 2020.

Razali pun memberikan respons soal kegagalan Quartararo menyelesaikan balapan di MotoGP Teruel 2020 dengan menempati podium. Razali mengaku sangat sedih serta kecewa dengan kegagalan yang didapatkan oleh El Diablo –julukan Quartararo.

Bahkan, Razali bertekad untuk mencari tahu apa yang menyebabkan Quartararo tampil melempem dalam balapan di MotoGP Teruel 2020. Hal itu wajib dilakukan Razali agar bisa membantu Quartararo kembali meraih hasil maksimal di tiga balapan pamungkas musim ini.

“Kami perlu menganalisis balapan Fabio dan melihat bagaimana kami bisa meningkat, tetapi pembalap lain juga memiliki masalah yang sama seperti yang kami alami di sini (MotoGP Teruel 2020),” jelas Razali, seperti disadur dari laman resmi Petronas Yamaha SRT, Rabu (27/10/2020).

“Kami semua harus duduk dan melihat bagaimana kami bisa membuatnya lebih baik untuk tiga balapan terakhir di kejuaraan dunia tahun ini,” sambungnya.

Selain itu, Razali juga memberikan komentar soal peluang Quartararo menjadi juara dunia MotoGP 2020. Razali menegaskan bahwa dirinya masih memiliki keyakinan besar bahwa Quartararo mampu mewujudkan targetnya itu. Terlebih Quartararo sendiri hanya berjarak 14 poin saja dari Mir, dengan menyisahkan tiga balapan di MotoGP 2020.

“Dia hanya tertinggal 14 poin dari pemimpin klasemen dan masih terdapat banyak poin yang ditawarkan di balapan berikutnya. Saya sangat menantikan untuk melihat bagaimana hasil triple-header terakhir tahun ini,” tuntas pria berkebangsaan Malaysia tersebut.

Comeback Marquez Di Valencia Kemungkinan Tertunda, Bradl Masih Jadi Pengganti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here