Liverpool terus menambah rekor buruk di kandang sendiri usai takluk di tangan Fulham 0-1

0
413
Liverpool

Liga Inggris – Menjamu Fulham di Anfield, Minggu (7/3/2021) malam WIB, the Reds tumbang karena gol Mario Lemina di pengujung babak pertama. Diawali dari tendangan bebas, bola yang disundul Andrew Robertson kepada Mohamed Salah tidak diamankan. Lemina langsung merebut bola untuk diselesaikan dengan sepakan mendatar yang tak mampu dihentikan Alisson.

Setelah turun minum, Liverpool lebih intens menyerang Fulham tapi sulit menciptakan peluang berbahaya. Sadio Mane, yang masuk sebagai pemain pengganti nyaris menciptakan gol balasan si Merah tapi sundulannya masih mengenai tiang gawang.

Dengan kekalahan dari Fulham, Liverpool berarti sudah menderita enam kekalahan beruntun di Anfield pada Liga Inggris 2020/21. Sebelumnya, pasukan Juergen Klopp itu juga takluk dari Burnley 0-1, Brighton 0-1, Manchester City 1-4, Everton 0-2, dan Chelsea 0-1.

Itu adalah pertama kalinya Liverpool menderita laju buruk tersebut dalam sejarah kompetisi ini. Lebih buruk lagi, Liverpool belum sekalipun memenangi pertandingan di kandangnya sejak Boxing Day 2020, yakni saat ditahan West Brom 1-1 (27/12), kemudian bermain imbang tanpa gol melawan Manchester United pada 17 Januari.

“Kebobolan gol sebelum half-time itu adalah sebuah pukulan telak. Kami mencoba bereaksi dan anak-anak menunjukkannya,” ungkap Klopp kepada Sky Sports usai pertandingan. “Pada akhirnya kami tidak mencetak gol dan itu adalah sebuah masalah besar.”

“Kami tidak pernah memiliki sebuah momentum di musim ini. Anda bisa melihatnya bahwa hal itu masih ada di dalam diri para pemain. Mereka masih memiliki semuanya tapi saat ini tidak bisa menunjukkannya. Akan menjadi sebuah mahakarya untuk mengetahui bagaimana kami mengubahnya dalam semalam.”

Usai dibekap Fulham, Liverpool menempati peringkat ketujuh klasemen Liga Inggris dengan perolehan 43 poin dari 28 pertandingan. Mohamed Salah cs terpaut empat poin dari Chelsea di peringkat empat, dan 22 poin dari Manchester City di puncak.