Berita MotoGP – Valentino Rossi Rider Monster Energy Yamaha mengatakan alasannya ketika memilih david Munoz sebagai ketua kru di pertengahan musim lalu. Sekadar diketahui, awalnya tim balap Rossi dipimpin oleh Silvano Galbusera.

Di awal gelaran MotoGP 2019, Rossi sebenarnya menampilkan performa yang apik. Bagaimana tidak, pasalnya dalam tiga seri balapan pertama, pembalap berjuluk The Doctor itu sukses naik podium sebanyak dua kali.

Kendati demikian, setelah melakoni balapan MotoGP Prancis 2019 di Sirkuit Le Mans pada seri kelima, Rossi mulai mengalami penurunan performa. Dalam tiga seri berikutnya juara dunia sembilan kali itu selalu gagal finis.

Diakui oleh Rossi bahwa hal itu membuatnya frustrasi. Maka dari itu ia memutuskan mencari kepala kru yang baru. Pada saat yang sama, Munoz melakukan pekerjaan bagus di tim Moto2 milik Rossi. Maka dari itu The Doctor pun mengangkat Munoz hingga akhirnya bisa tampil bagus lagi.

“Tahun lalu saya sangat frustrasi karena setelah beberapa balapan bagus kami kehilangan benang dari Le Mans dan Mugello. Saya punya masalah yang sangat, sangat besar. Mugello adalah mimpi buruk. Barcelona bukan seburuk itu sampai kecelakaan dengan (Jorge) Lorenzo,” ungkap Rossi, seperti dilansir dari Motorsport Total, Jumat (9/10/2020).

“Tapi kemudian Assen adalah bencana, Sachsenring adalah bencana. Dalam beberapa balapan menjelang akhir musim – seperti Aragon atau Valencia – saya tidak bisa mengendarai motor dan tidak cukup kuat. Jadi kami mengubah sesuatu, yaitu bekerja sama dengan David,” sambungnya.

Nyaman bekerja dengan Munoz, Rossi pun mengajak kepala krunya tersebut untuk pergi bersamanya ke kubu Petronas Yamaha SRT musim depan. Sebagaimana diketahui, Rossi terdepak dari tim pabrikan Yamaha, sehingga musim depan harus menjadi rider tim satelit.

Di MotoGP Prancis 2020, Rossi Jangan Jatuh Lagi Ya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here