Berita MotoGP – Insiden rem blong yang dialami Maverick Vinales dari Monster Energy Yamaha mengejutkan banyak pihak, namun dia sadar bahwa hal tersebut adalah kesalahannya.

Vinales gagal finis di MotoGP Styria. Dia menjatuhkan diri menjelang salah satu tikungan sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, sampai motornya terbakar. Pada prosesnya, diketahui bahwa malfungsi pada rem Vinales yang membuat rider Spanyol itu menjatuhkan diri.

Brembo, selaku penyedia rem motor MotoGP, sudah memberikan saran untuk balapan di MotoGP Styria. Vinales tak memauhi saran itu, sampai akhirnya mengalami insiden.

“Di Austria, kami menghancurkan semua yang bisa dihancurkan. Itu merupakan dua akhir pekan yang absurd. Dalam balap motor, ada risiko, kami tahu itu dan saya merasa sangat beruntung bisa melewatinya tanpa terluka atau cedera. Hal-hal ini terjadi, saya tahu,” kata Maverick Vinales dengan nada bergurau di GPOne.

“Itu kesalahan saya. Saya tak mau gagal finsi, saya terus mencatatkan lap sampai remnya benar-benar tak berfungsi. Pada akhirnya, tak ada bantalan, semua terlepas dan saya berakhir tak mempunyai rem. Saya hars berhenti lebih awal. Saya ingin mendapatkan beberapa poin untuk mengejar klasemen,” dia menambahkan.

MotoGP sedang jeda sampai pertengahan September 2020. Seri berikutnya akan mementaskan balapan di MotoGP San Marino pada 13 September 2020.

Maverick Vinales sudah tiga seri tak bisa meraih hasil bagus di tiga seri terakhir di MotoGP. Dia finis ke-14 di MotoGP Ceko, lalu menyudahi balapan di posisi ke-10 di MotoGP Austria.

Dengan catatan itu, Maverick Vinales kini duduk di posisi kelima klasemen MotoGP 2020. Dia mengumpulkan 48 poin, tertinggal 22 angka dari Fabio Quartararo di posisi pertama.

Berikut Data Insiden Rem Blong Yang Dialami Vinales Di MotoGP Styria 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here